"Dari keempat grup, Grup C menjadi yang paling sulit diprediksi, dengan Taiwan, Indonesia, dan Kanada sebagai pesaing utama," tulis BWF melalui lamannya pada Minggu (19/4).
Meski tidak diperkuat banyak pemain bintang, Taiwan tetap memiliki skuad yang relatif seimbang di sektor tunggal dan ganda, dengan performa yang kompetitif walau belum sepenuhnya konsisten.
Indonesia akan sangat bergantung pada Putri Kusuma Wardani sebagai tunggal pertama. Dengan absennya Gregoria Mariska Tunjung, skuad "Merah Putih" membutuhkan Putri untuk memimpin. Selain itu, Ester Nurumi Tri Wardoyo yang sempat absen hampir sepanjang musim lalu akibat cedera, kini kembali memperkuat tim.
Di sektor ganda, Indonesia diperkuat Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum serta Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, dengan tambahan opsi dari Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Amallia Cahaya Pratiwi.
Tim Indonesia telah tiba di Denmark pada akhir pekan lalu, untuk melakukan persiapan Piala Thomas & Uber 2026, dan langsung menggelar sesi latihan dengan menggunakan enam lapangan di Horsens Badminton Club, 18–21 April sebagai bagian dari persiapan, sebelum melanjutkan latihan di arena pertandingan pada 22-23 April.
Manajer tim Shendy Puspa Irawati mengungkapkan, keberangkatan lebih awal ke Horsens diharapkan dapat membuat persiapan tim lebih fokus, meminimalkan distraksi, serta memperkuat kekompakan agar semakin solid. "Selain latihan dengan program yang sudah biasa, kami juga sudah menyiapkan sesi-sesi khusus seperti psikolog dan team buliding," kata Shendy melalui siaran pers Humas PP PBSI, Sabtu (18/4).
Shendy juga menjelaskan, tim "Merah Putih" juga menginap di hotel resmi guna menjaga kenyamanan tanpa perlu berpindah-pindah, dengan fasilitas pendukung seperti pusat kebugaran yang dinilai memadai bagi kebutuhan atlet.


