Dari tiga kategori yang dipertandingkan, kategori Usia Dini memainkan nomor tunggal putra dan tunggal putri. Pada kategori Anak, nomor yang dipertandingkan adalah tunggal putra dan tunggal putri. Sementara itu, kategori Pemula mempertandingkan lima nomor, yaitu tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, serta ganda campuran.
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Sulteng Gufran Ahmad mengaku bangga atas kepercayaan yang diberikan oleh PP PBSI kepada Pengprov PBSI Sulteng untuk menjadi tuan rumah ajang berskala nasional. Ia menyebut, penunjukan ini menjadi momen bersejarah karena untuk kali pertama ajang Sirnas digelar di Sulteng.
Lebih lanjut Ghufran menyatakan, pelaksanaan HYDROPLUS Sirnas B Sulteng 2026 di GOR GBK Andi Raga Pettalolo menjadi tantangan tersendiri bagi Pengprov PBSI Sulteng. Pasalnya, gedung olahraga tersebut bersifat multifungsi dan kerap digunakan untuk berbagai cabang olahraga, sehingga memerlukan penyesuaian teknis agar memenuhi standar pertandingan bulu tangkis.
"Kami berupaya maksimal agar ajang HYDROPLUS Sirnas B Sulteng 2026 dapat digelar di sini dengan memenuhi standar yang ditetapkan pusat sebagai venue bulu tangkis. Tidak menutup kemungkinan, dengan penilaian dari pengurus pusat, gedung ini juga dinilai layak untuk menggelar kejuaraan atau turnamen bulu tangkis di level yang lebih tinggi," ujar Ghufran kepada Djarum Badminton.
Ia pun menyampaikan rasa syukur sekaligus menyambut hangat kedatangan para atlet, pelatih, dan ofisial yang hadir di Palu. Menurutnya, ajang HYDROPLUS Sirnas B Sulteng 2026 di GOR GBK Andi Raga Pettalolo menjadi momentum untuk semakin menggaungkan olahraga bulu tangkis di Sulteng. "Tercatat sekitar 364 atlet dari 95 klub di seluruh Indonesia ambil bagian. Alhamdulillah semuanya dapat tertampung dengan baik," ujarnya.
Ghufran berharap, penyelenggaraan HYDROPLUS Sirnas B Sulteng 2026 dapat menjadi pemicu bagi pembinaan atlet muda di daerah. "Saya kira ini menjadi trigger bagi atlet-atlet, khususnya di Sulteng, agar mereka mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus meningkatkan motivasi dengan adanya ajang Sirnas ini," ujarnya.
"Kemampuan, pengalaman, dan pelajaran, itu penting dijadikan dasar untuk bisa mencapai menjadi atlet yang profesional," demikian Gufran.



