Di babak 64 besar, Faza/Raisya menang cepat atas Revan Esa Arrasyid/Ester Febby Ferdinand asal Victory Bandung dengan skor akhir 21-8, 21-7. Mereka melanjutkan tren positif setelah mengalahkan Handy Soetikno/Nur Aliah Rahma asal Mulya Mandiri melalui dua gim 21-17, 21-12.
Faza/Raisya melaju ke babak berikutnya setelah mengalahkan pasangan Jaya Raya Jakarta, Muhammad Raissya Gilang Ramadhan/Nathania Prasetya, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 19-21, 21-15, 21-14, Rabu (15/4), di GOR Sudirman Surabaya. Rentetan hasil positif terus diraih oleh pasangan klub asal Kota Kudus ini, meski keduanya baru dipasangkan beberapa pekan sebelum HYDROPLUS Sirnas A Jatim 2026 ini. "Saya baru dikasih info berpasangan untuk bertanding (di kategori Ganda Taruna Campuran) Surabaya ini tiga minggu lalu," ungkap Faza kepada Djarum Badminton.
"Sejauh ini permainan kami sudah oke, sih, sudah lebih klop," tambahnya.
Faza mengungkapkan, ia sudah kenal dengan Raisya, sehingga memudahkan dalam membangun kekompakan dalam bertanding. Ia menyebutkan, komunikasi menjadi kunci, lantarn keduanya saling memberikan masukan, memahami satu sama lain, dan mampu menerjemahkan instruksi dari pelatih dengan baik, selama latihan maupun pertandingan.
Dalam menghadapi HYDROPLUS Sirnas A Jatim 2026, kedua pemain mengakui, mereka tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan persiapan. Meski demikian, mereka tetap berupaya memaksimalkan setiap sesi latihan sebelum bertolak ke Surabaya. "Pada dasarnya memang persiapan harus maksimal. Cuman masalah bagaimana memahami main mixed itu, terutama saya dalam penguasaan segi permainan di belakang," kata Faza.
Berbeda dengan Raisya yang sebelumnya tampil di nomor tunggal putri, dan kemudian untuk kali pertama menjajal sektor ganda. "Saya juga prinsipnya persiapan harus maksimal. Tapi paling ya penyesuaian dari tunggal ke mixed itu lumayan susah. Jadi belajar dari bola-bola depannya," demikian Raisya.



