Richard Mainaky Optimistis Hafiz/Gloria Aman ke Olimpiade

Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia) melepaskan serangan.
Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia) melepaskan serangan. (Foto: PBSI)
Nasional ‐ Created by Bimo Tegar

Jakarta | Sektor ganda campuran Indonesia terus berupaya memaksimalkan peluang untuk bisa meloloskan dua wakilnya ke ajang Olimpiade Tokyo 2020 yang akan berlangsung tahun depan. Posisi pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti bisa dibilang sudah cukup aman dengan berada di peringkat empat klasemen Race to Tokyo. Sementara posisi Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja yang menempati urutan kedelapan dianggap masih belum aman dan tergolong rawan tergusur.

Meski begitu, Kepala Pelatih Ganda Campuran Indonesia, Richard Mainaky percaya bila Hafiz/Gloria bisa mengamankan tiket ke Olimpiade Tokyo 2020. “Saya tetap optimistis walau Hafiz/Gloria dibayang-bayangi pasangan Hongkong,” ungkap Richard Mainaky dilansir Jawapos.com.

Pasangan Hongkong yang dimaksud Richard adalah Tang Chun Man/Tse Ying Suet. Saat ini, Tang/Tse hanya berada satu tingkat di bawah Hafiz/Gloria dengan selisih poin yang begitu tipis. Hafiz/Gloria sejauh ini sudah mengumpulkan 60.851 poin. Sedangkan Tang/Tse 60.566 poin.

Posisi Hafiz/Gloria benar-benar terancam setelah Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) merilis regulasi baru terkait kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 yang menyebutkan, Hongkong dan Tiongkok akan mendapat tambahan poin dari Badminton Asia Mixed Team Championships (BAMTC) setelah tidak bisa mengikuti Badminton Asia Team Championships (BATC) yang berlangsung di Manila, Filipina, Februari lalu. Absennya kedua negara tersebut dikarenakan terbentur aturan pembatasan perjalanan dari pemerintah Filipina akibat wabah COVID-19.

Menyadari betul posisinya belum aman, Hafiz Faizal mengatakan bila ia dan Gloria ingin fokus meraih hasil terbaik di beberapa turnamen kualifikasi Olimpiade yang masih tersisa tahun depan. “Peluangnya masih fifty-fifty untuk bisa lolos ke Olimpiade nanti. Harapannya sih pasti ada. Tetapi, jangan dijadikan beban. Takutnya nggak maksimal,” kata Hafiz.

Kualifikasi Olimpiade Tokyo menyisakan enam turnamen lagi yang akan dilanjutkan pada 4 Januari hingga 2 Mei 2021. Artinya, Hafiz/Gloria masih punya cukup waktu untuk berbenah dan yang terpenting bisa mengamankan posisi saat ini.

”Jadi, yang penting lolos dulu. Yang paling besar adalah melawan diri sendiri untuk bisa mencapai hal itu. Kami harus bisa berubah. Main lebih bervariasi dan jangan gitu-gitu saja,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti menuturkan bila pihaknya punya ambisi yang sama besar untuk bisa meloloskan dua wakil ganda campuran ke Olimpiade Tokyo 2020. Hafiz/Gloria harus mampu mempertahankan posisinya hingga kualifikasi berakhir. “Mereka harus bisa konsisten meraih hasil bagus dalam pertandingan-pertandingan itu (sisa turnamen kualifikasi, red),” ujar Susy.