"Alhamdulillah hari ini bisa menang dan bisa sumbang poin lagi. Tadi termotivasi juga sama Kak Putri (Kusuma Wardani), kan, dia buka poin jadi saya coba teruskan," ujarnya kepada tim Humas dan Media PP PBSI.
"Tadi di beberapa poin, saya masih ada salah pengembalian-pengembalian bola. Dia bisa memotong dan jadi poin. Itu yang harus dievaluasi," Thalita, menambahkan.
Dalam menghadapi laga berikutnya melawan Taiwan, pemain asal Jaya Raya Jakarta itu menyatakan siap bertanding, jika kembali dipercaya turun. Ia menuturkan akan menjalani sesi latihan terlebih dahulu, sembari fokus pada pemulihan kondisi dan menjaga asupan agar tampil optimal pada pertandingan berikutnya. "Dari calon-calon lawan peringkatnya lebih tinggi dari saya, jadi mau main nothing to lose, main bagus, dan tidak memikirkan menang atau kalah," katanya.
Dalam menghadapi pemain-pemain level atas, Thalita mengaku banyak belajar dari Putri. Ia menyebut keduanya cukup dekat dan kerap berdiskusi untuk memahami pola permainan serta tantangan bertanding di level elite. "Saling sharing dan saling support juga," pungkasnya.
Pada laga pertama, Putri membuka keunggulan Indonesia setelah meraih kemenangan dua gim langsung 21-5, 21-10 atas Tiffany Ho dalam durasi 28 menit.



