"Alhamdulillah senang sekali bisa juara, apalagi dengan pasangan baru dan bisa bermain dengan baik di sini, ini akan jadi modal untuk kami di pertandingan ke depannya," tanggap Tiwi melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Tiwi/Fadia keluar sebagai juara turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 300 tersebut setelah mengalahkan pasangan China, Bao Li Jing/Li Yi Jing, melalui tiga gim 15-21, 21-15, 21-18, dalam pertandingan yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Pathum Wan.
Tiwi/Fadia membuka gim pertama dengan keunggulan 3-1 dan tampil solid dalam sejumlah reli panjang. Keunggulan tersebut mampu mereka pertahankan hingga memimpin 7-3. Namun, Bao/Li perlahan bangkit dan dua kali menyamakan skor pada kedudukan 7-7 serta 9-9, sebelum berbalik unggul 11-10 saat interval. Selepas jeda, Bao/Li melanjutkan dominasi dengan merebut enam poin beruntun sejak skor imbang 10-10 untuk menjauh 15-10. Meski Tiwi/Fadia sempat menghentikan laju poin lawan, Bao/Li tetap menjaga keunggulan dan mengunci gim pertama dengan skor 21-15 dalam tempo 22 menit.
Memasuki gim kedua, Tiwi/Fadia tampil agresif dengan merebut tiga poin pertama. Bao/Li kembali memberikan perlawanan sengit dan menyamakan kedudukan pada skor 5-5. Setelah itu, duo "Merah Putih" itu kembali menemukan ritme permainan dan menutup interval gim kedua dengan keunggulan 11-6. Momentum positif tersebut berlanjut selepas jeda, di mana Tiwi/Fadia beberapa kali memanfaatkan kesalahan lawan untuk menambah poin. Mereka pun mengantongi lima game point dan menutup gim kedua dengan kemenangan 21-15, sekaligus memaksakan laga berlanjut ke gim ketiga.
"Pertandingan hari ini di gim awal kami buru-buru mainnya dan lawan-pun sudah dapat pola mainnya, kami banyak error dan banyak melakukan kesalahan. Prinsip kami walaupun di gim pertama kalah, tetapi tidak menutup kemungkinan bisa ambil di gim selanjutnya," tanggap Tiwi.
Di gim penentuan, kedua pasangan terlibat persaingan ketat dengan selisih angka yang tak pernah lebih dari tiga poin pada paruh pertama. Tiwi/Fadia unggul tipis 11-9 saat interval dalam tempo 20 menit. Seusai berganti lapangan, Bao/Li sempat membalikkan keadaan dan memimpin 15-14. Namun, Tiwi/Fadia mampu meredam momentum tersebut dengan menyamakan skor 15-15 dan merebut tiga poin beruntun untuk unggul 17-15. Perlawanan gigih Bao/Li kembali memanaskan" laga saat skor imbang 18-18, tetapi Tiwi/Fadia tampil lebih tenang pada poin-poin krusial, mengamankan dua championship point, dan memastikan gelar juara usai memenangi gim ketiga dengan skor 21-18.


