Syed Modi India International 2025 - Dejan/Bernadine Juara

Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana (Humas PP PBSI)
Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Lucknow | Ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana, keluar sebagai juara Syed Modi India International 2025 setelah mengalahkan Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai asal Thailand dalam partai puncak yang berlangsung pada Minggu (30/11). Bertanding di BBD U.P. Badminton Academy, Lucknow, India, Dejan/Bernadine memastikan gelar juara melalui kemenangan dua gim langsung 21-19, 21-16 dalam tempo 40 menit.

Pertarungan antara Pakkapon/Sapsiree dan Dejan/Bernadine langsung berlangsung ketat sejak awal gim pertama. Selisih poin tak pernah lebih dari dua angka, kecuali saat memasuki interval ketika Dejan/Bernadine memimpin 11-8 setelah menuntaskan paruh pertama gim pertama dalam tempo enam menit.

Selepas interval, Pakkapon/Sapsiree bangkit dengan mengemas lima poin beruntun untuk menyamakan dan membalikkan keadaan menjadi 13-11. Dejan/Bernadine dapat menghentikan momentum pasangan Negeri "Gajah Putih" itu dan kembali menyamakan skor menjadi 14-14. Pakkapon/Sapsiree lalu merebut keunggulan 16-14, tetapi duo "Merah Putih" kembali merapatkan jarak perolehan poin hingga kedudukan imbang 16-16. 

Di pengujung gim, Dejan/Bernadine tampil lebih stabil dan terus memperbesar keunggulan, mengantongi dua game point, dan mengunci kemenangan gim pertama dengan skor 21-19 dalam tempo 18 menit.

Di gim kedua, Dejan/Bernadine tampil lebih agresif dan langsung membangun momentum melalui raihan empat poin beruntun. Kombinasi smes tajam Dejan dari lini belakang serta variasi permainan Bernadine di depan net membuat Pakkapon/Sapsiree kesulitan mengembangkan permainan pada paruh pertama gim ini. Keunggulan itu terus terjaga saat Dejan/Bernadine melesat 7-1 dan menutup interval dengan keunggulan 11-5.

Seusai rehat, kedua pasangan terlibat pertarungan ketat. Pakkapon/Sapsiree terus menempel dalam perolehan poin, sementara Dejan/Bernadine berupaya menjaga ritme permainan untuk mempertahankan keunggulan. Ganda campuran anyar Indonesia itu bahkan sempat mencatatkan keunggulan terbesar pada skor 17-13, memanfaatkan sejumlah kesalahan yang dilakukan Pakkapon di pengujung gim. Sesudah mengantongi empat match point, Dejan/Bernadine akhirnya menutup gim kedua dengan kemenangan 21-16.