Swiss Open 2026 - Konsistensi Jadi Fokus Latihan Terakhir Adnan/Indah

Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil (Djarum Badminton)
Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil (Djarum Badminton)
Internasional ‐ Created by EL

Jakarta | Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil menjadi satu dari lima pasangan ganda campuran Indonesia pada Swiss Open 2026 yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, pada 10–15 Maret. Konsistensi permainan, yang disebut Adnan sebagai "pekerjaan rumah" setelah menjalani sejumlah turnamen pada awal musim kompetisi tahun ini, menjadi fokus dalam sesi latihan terakhir menjelang keberangkatan ke Eropa.

"Paling ditingkatin lagi konsistennya sama fokusnya, sih. Kan, emang dari dulu PR-nya itu aja, sih," kata Adnan kepada wartawan, saat ditemui di pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, pada pertengahan pekan lalu.

"Alhamdulillah persiapannya berjalan dengan baik. Kita tinggal konsistennya aja, sih," Indah, menimpali komentar pasangannya tersebut.

Berbeda dengan sejumlah wakil Indonesia yang bertolak ke Inggris beberapa pekan lalu dan mendapat kesempatan melakukan aklimatisasi selama beberapa hari sebelum berlaga pada All England 2026, skuad "Merah Putih" yang berangkat ke Swiss kali ini memiliki waktu persiapan yang lebih sempit. Mereka bertolak pada Sabtu (7/3) dan dijadwalkan mulai bertanding pada Selasa (10/3) atau Rabu (11/3).

Adnan berpendapat, perjalanan udara yang menghabiskan waktu belasan jam membuat atlet memerlukan masa penyesuaian setibanya di kota tujuan, baik terhadap perbedaan waktu, kondisi udara, maupun pola istirahat sebelum kembali bertanding. Namun, menurutnya, minimnya waktu untuk beraklimatisasi sudah menjadi bagian dari rutinitas yang harus dijalani sebagai atlet.

Namun, berdasarkan pengalaman, Indah sudah memiliki siasat untuk mengatasi rasa penat terbang. "Kita di sana paksa nggak tidur dulu aja, walaupun perih banget mata. Tapi, ya, paksa aja. Besoknya sudah mulai membaik," tuturnya.

"Saya pribadi juga harus dipaksa, sih. Jadi untuk menyesuaikan waktu di sana, mau nggak mau harus dipaksa," demikian Adnan.

Berdasarkan undian sementara, Adnan/Indah dijadwalkan bertanding melawan Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan, pasangan Taiwan peraih gelar juara All England 2026.