Malaysia Open 2026 - Tantangan Menempa Mental Jonatan Christie

Jonatan Christie (Humas PP PBSI)
Jonatan Christie (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Kuala Lumpur | Padatnya turnamen bulu tangkis Tur Dunia BWF membuat pebulu tangkis harus menjalani setiap laga dalam kondisi lelah. Namun, sejak pertengahan musim kompetisi 2025, kondisi fisik bukan menjadi hal utama bagi tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, dalam melalui berbagai turnamen dengan jumlah yang ditentukan oleh BWF.

"Dengan agenda yang padat sejak dari pertengahan tahun lalu, kayaknya kalau dari badan, sih, tidak terlalu masalah, ya," tuturnya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.

"Yang lebih di concern-in lagi adalah dari pikirannya dari mentalnya karena, kan, mau nggak mau capek, ya. Tapi memang konsekuensi karena pertandingan di BWF memang setelah Juni padat banget," Jonatan, menambahkan.

Selain itu Jojo, sapaannya, menilai jika keikutsertaannya pada King`s Cup di Thailand seusai BWF World Tour Finals 2025, Desember lalu, memberikan dampak positif. Ia menilai, turnamen tersebut sebagai ajang uji tanding untuk menjaga ritme permainan. "Justru bagus karena dapet sparring-nya pemain-pemain top juga, (Anders) Antonsen, Alex Lanier, dan Jason Teh," ungkapnya.

Sementara itu, Jojo meraih tiket ke perempat final turnamen bulu tangkis Malaysia Open 2026, setelah mengalahkan wakil tuan rumah, Leong Jun Hao, Kamis (8/1). Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jojo, sapaan, menang dua gim langsung 21-18, 21-11 dalam tempo 55 menit.

Di babak delapan besar, Jumat (9/1), Jojo bertemu dengan Kodai Naraoka asal Jepang.