Carolina Marín: Saya Memprioritaskan Kualitas Hidup dan Kesehatan

Carolina Marín (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Carolina Marín (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Internasional ‐ Created by EL

Jakarta | Carolina Marín kembali menjalani operasi pada lutut kanannya, yang menjadi operasi ketiga sepanjang kariernya atau operasi kedua sejak mengalami cedera di semifinal Olimpiade Paris 2024. Melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram dan Facebook-nya, tunggal putri asal Spanyol itu mengungkapkan, operasi dilakukan pada Senin (2/2) setelah berbulan-bulan harus berjuang menahan rasa sakit.

"Saya kembali menjalani operasi. Ini merupakan kali ketiga saya harus masuk ruang operasi untuk lutut kanan," ujarnya, sebagaimana dilaporkan laman Badminton Europe pada Kamis (5/2)

"Saya telah merasakan sakit selama berbulan-bulan. Saya sebenarnya mendapat beberapa pilihan penanganan, mulai dari suntikan hingga operasi, dan akhirnya memutuskan menjalani operasi sesegera mungkin karena prioritas utama saya saat ini adalah kualitas hidup dan kesehatan," Marín, menjelaskan.

Marín menjelaskan, rasa sakitnya sangat tajam di meniskus bagian dalam dan meniskus bagian luar, juga ditangani melalui operasi tersebut. Menurut tim medis, masa rehabilitasi peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 ini diperkirakan berlangsung sekitar enam minggu. "Saya sangat senang karena dokter yang mengoperasi saya telah memberikan penilaian yang sangat positif," katanya. 

"Sekarang saatnya untuk melewati minggu pertama dengan penyangga kaki. Mereka mengatakan, pemulihan total akan memakan waktu enam minggu. Saya sangat ingin secara bertahap mendapatkan kembali kekuatan otot," ungkap atlet berusia 32 tahun itu.

Dalam video tersebut, Marín juga memberikan gambaran lebih rinci kepada para penggemarnya mengenai tantangan emosional yang dihadapinya. "Beberapa bulan terakhir terasa cukup berat bagi saya, dan salah satu penyebab utamanya adalah kondisi lutut. Dalam beberapa video terakhir yang saya bagikan, saya sempat menyampaikan bahwa kondisi mental saya tidak sedang baik. Kini saya rasa kalian dapat memahami salah satu alasan utama mengapa semuanya menjadi jauh lebih rumit," jelasnya.

Video tersebut diunggah setelah jeda dari media sosial selama periode liburan Natal, ketika juara Eropa tujuh kali itu memilih menjauh sejenak dari jejaring sosial, demi memusatkan perhatian pada pemulihan diri serta menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga. "Saya tidak ingin menyampingkan apa pun dalam hidup saya saat ini. Saya ingin fokus dan memprioritaskan pemulihan lutut. Saya memiliki waktu enam minggu ke depan, dan ingin menjalaninya dengan cara terbaik, tetap berpikir positif, serta menyadari dan mensyukuri apa yang saya miliki,” Marín, memaparkan.

Marín juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemarnya atas dukungan dan perhatian yang terus mengalir selama ia melalui salah satu periode paling menantang dalam kariernya. "Itulah sebabnya, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang atas kasih sayang yang selalu kalian berikan, serta setiap pesan dukungan yang terus saya terima," katanya.

Terakhir kali Marín tampil adalah pada Olimpiade Paris 2024, saat ia mengalami cedera lutut yang membuatnya menepi dari berbagai turnamen sejak itu. Agenda besar berikutnya dalam kalender kompetisi adalah Kejuaraan Eropa 2026, yang dijadwalkan berlangsung di kota kelahirannya, Huelva, tepatnya di kompleks olahraga yang menyandang namanya.

Namun, kesiapan Marín untuk kembali berkompetisi masih belum dapat dipastikan. Untuk sementara, fokus utamanya tertuju pada proses pemulihan, dengan harapan dalam beberapa pekan ke depan ia dapat menyampaikan kabar positif terkait kondisinya.