"Pertama, saya mau ucap syukur Alhamdulillah sudah bisa diberi permainan dengan lancar, tanpa cedera. Tadi di gim pertama sempat unggul jauh tapi di pertengahan saya agak mengendurkan fokus, ini yang tidak boleh dilakukan sebenarnya, lalu lawan juga ada perubahan tempo permainan jadinya terkejar dan ketat sampai akhir," papar Ubed melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Ubed juga mengakui, Nishimoto perlahan mampu membaca pola permainannya dan mengantisipasi perubahan tempo yang ia lakukan. Meski sempat merasa tertekan, Ubed berusaha tetap tenang, mengambil jeda untuk mengatur napas, lalu kembali fokus agar bisa mengendalikan permainan.
"Di gim kedua sempat kejar-kejaran, tapi saya ubah tempo permainan lagi jadi bisa mengontrol lagi permainan," katanya.
Pebulu tangkis tunggal putra peringkat ke-38 dunia itu mengaku tak sepenuhnya menyangka dapat meraih kemenangan dua gim langsung atas Nishimoto. Namun, sejak awal pertandingan, ia telah mempersiapkan diri dengan baik serta mempelajari tempo permainan lawan. "Ya, saya harus berani capek sama mau ngadu tahan di lapangan," pungkasnya.


