BAC 2026 - Menurunnya Kekuatan Tunggal Putri

Thalita Ramadhani Wiryawan (Humas PP PBSI)
Thalita Ramadhani Wiryawan (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Ningbo | Setelah Gregoria Mariska Tunjung absen akibat vertigo, Putri Kusuma Wardani menjadi tumpuan Indonesia di sektor tunggal putri pada berbagai turnamen. Sementara itu, Thalita Ramadhani Wiryawan menempati posisi sebagai tunggal putri ketiga pelatnas, tetapi pemain peringkat ke-65 dunia tersebut masih kerap terhenti di babak-babak awal, terutama pada turnamen level tinggi.

Thalita berstatus sebagai unggulan kedua pada babak kualifikasi tunggal putri Badminton Asia Championships (BAC) 2026. Ia mengawali langkah dengan mengalahkan Pui Chi Wa asal Makau pada pertandingan pertama di Ningbo Olympic Sports Center, Ningbo, China, Selasa (7/4), melalui straight games 21-8, 21-12 dalam durasi 24 menit.

Pada laga kedua yang digelar pada hari yang sama, Thalita berhadapan dengan wakil Hong Kong, Lo Sin Yan Happy. Pertemuan ini menjadi yang kedua bagi kedua pemain setelah bertemu pada fase penyisihan grup Badminton Asia Team Championships 2026, Februari lalu, yang dimenangi oleh Happy lewat dua gim 23-21, 21-19.

Namun, Thalita kembali harus mengakui keunggulan pemain peringkat ke-64 dunia tersebut setelah kalah dua gim langsung dengan skor 17-21, 12-21. "Alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Namun, hasil ini kurang maksimal, saya tidak bisa revans dari pertemuan terakhir di BATC 2026," katanya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.

"Kendala tadi, saya banyak melakukan error, kurang tahan dan kurang mengantisipasi bola-bola lawan. Lawan sendiri memiliki pukulan bola atas yang bagus dan pertahanannya cukup rapat," Thalita, menambahkan.

Selain itu, Thalita berpendapat, perbedaan kualitas lawan yang dihadapi dalam dua pertandingan ini cukup terasa. Ia menyebut, Pui, belum menunjukkan permainan terbaik, sementara Happy tampil lebih solid lantaran telah mempunyai pengalaman tanding lebih banyak di level senior. "Evaluasi saya ke depannya, lebih ditingkatkan lagi untuk fisiknya," pungkasnya.

Dengan kegagalan Thalita menembus babak utama kejuaraan bulu tangkis kontinental perorangan tersebut, sektor tunggal putri Indonesia kini praktis hanya bertumpu pada Putri Kusuma Wardani. Ia dijadwalkan menghadapi Prakriti Bharath asal Uni Emirat Arab pada babak 32 besar, Rabu (8/4).