BAC 2026 - Fajar/Fikri dan Tiwi/Fadia Jadi Tumpuan

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (Humas PP PBSI)
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Ningbo | Dari 16 wakil Indonesia yang tampil pada Badminton Asia Championships (BAC) 2026, sebagian besar terhenti di babak-babak awal. Bahkan, satu wakil "Merah Putih" tak mampu mencapai babak utama setelah tersingkir lebih dulu sejak babak kualifikasi. Indonesia kini hanya bertumpu pada Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti di nomor ganda putra dan ganda putri.

Mereka menjadi harapan terakhir untuk meraih gelar juara pada kejuaraan kontinental perorangan yang berlangsung di Ningbo Olympic Sports Center, Ningbo, China tersebut.

Pencapaian serupa pernah dilakukan oleh dua pasangan Indonesia pada BAC 2025 di arena pertandingan yang sama, ketika ganda putra Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu menembus semifinal. Jafar/Felisha tampil di partai pembuka dan harus puas dengan perolehan medali perunggu pada debutnya di BAC, setelah kalah tiga gim 21-15, 21-23, 11-21 dari Hiroki Midorikawa/Natsu Saito asal Jepang.

Sementara itu, Leo/Bagas, yang tampil di partai terakhir, kalah dari wakil tuan rumah, Chen Bo Yang/Liu Yi, seusai melalui tiga gim yang berakhir dengan skor 21-13, 18-21, 12-21. Perlawanan Leo/Bagas terhambat lantaran cedera yang dialami Leo di gim penentu. Ia merasakan ada sesuatu yang mengganjal pada lututnya, sehingga ia tidak leluasa bertanding di sisa laga semifinal.

Dengan dua hasil tersebut, Indonesia nirgelar juara pada BAC 2025. Setelah kejuaraaan ini ditiadakan pada 2020 dan 2022 lantaran pandemi Covid-19, tradisi gelar juara yang diraih wakil "Merah Putih" sejak 2022 melalui ganda putra Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, lalu tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting (2023), dan Jonatan Christie (2024), pun terhenti.

Berakhir pula tradisi finalis pada BAC sejak edisi 2018 melalui Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (2019).

Pada semifinal BAC 2026, Sabtu (11/4), Tiwi/Fadia akan menantang ganda putri nomor satu dunia, Liu Sheng Shu/Tan Ning. Fadia mengungkapkan rasa senangnya bisa menembus semifinal turnamen selevel BWF World Tour Super 1000 tersebut, terlebih karena mereka masih berstatus sebagai pasangan anyar. "Kami mau secepatnya bermain di top level. Semoga ini bisa menjadi batu loncatan," katanya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.

"Untuk besok, mainnya mau nothing to lose dan lebih nekat," tanggap Tiwi, mengenai laga semifinal melawan pasangan andalan tuan rumah tersebut.

Adapun bagi Fajar/Fikri, mereka akan bertemu dengan pasangan Korea Selatan yang tengah pada performa terbaiknya, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju. "Senang kembali ke semifinal, tapi kami mau fokus dan menyiapkan lagi diri untuk laga semifinal besok," kata Fajar.