All England 2026 - Terry/Gloria Kalah dalam Laga Ketat

Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja (Humas PP PBSI)
Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Birmingham | Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja gagal melewati rintangan di babak pertama All England 2026 setelah kalah dari wakil China yang juga pasangan unggulan teratas, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, Selasa (3/8). Berlaga di Utilita Arena Birmingham, Birmingham, Inggris tersebut, ganda campuran "gado-gado" asal Singapura dan Indonesia itu kalah tiga gim 21-18, 18-21, 19-21 dalam durasi 81 menit.

Feng/Huang, ganda campuran nomor satu dunia, tampil dominan dan selalu unggul dalam perolehan angka, sepanjang sebagian besar gim pertama. Meski berada dalam tekanan, Terry/Gloria mampu menyamakan kedudukan 9-9, lalu berbalik unggul 11-9 saat interval.

Selepas jeda, hampir serupa dengan paruh pertama gim pertama, duel berlangsung semakin sengit dengan selisih poin yang tak pernah lebih dari dua angka. Dalam momen krusial, Terry/Gloria mampu memanfaatkan peluang dengan merebut dua poin beruntun untuk meraih dua game point, lalu menutup gim pertama dengan kemenangan 21-18 dalam tempo 20 menit.

Pada awal gim kedua, Feng/Huang langsung mengambil inisiatif dengan merebut dua poin beruntun untuk memimpin 2-0. Namun, setelah itu, pertandingan kembali berlangsung ketat hingga Terry/Gloria mampu berbalik unggul tipis 11-10 saat interval. Seusai jeda, kedua pasangan terus saling berbalas poin sampai kedudukan imbang 17-17, yang tercipta melalui reli panjang dengan total 55 pukulan.

Memasuki fase krusial, Feng/Huang tampil lebih tenang dan mampu keluar dari tekanan lawan dengan mengamankan dua game point. Pasangan peraih titel runner-up All England 2025 itu kemudian menutup gim kedua dengan skor 21-18 dalam tempo 26 menit, sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke gim ketiga.

Pada awal gim penentuan, Feng/Huang langsung tancap gas dengan merebut tiga poin beruntun. Terry/Gloria mampu meredam tekanan lawan hingga menyamakan kedudukan 4-4. Bahkan, mereka berbalik unggul cukup jauh 9-5 dan menutup interval gim ketiga dengan keunggulan 11-7.

Usai berganti lapangan, momentum positif Terry/Gloria berlanjut dan terus memperlebar jarak menjadi 14-9. Sejumlah poin mereka diperoleh dari kesalahan Feng, termasuk pengembalian yang menghantam net atau melebar. Namun, Feng/Huang menunjukkan respons cepat dengan merebut enam dari tujuh poin berikutnya untuk menyamakan skor menjadi 15-15.

Dalam fase krusial, Feng/Huang kembali memimpin 17-15, tetapi Terry/Gloria mampu mengejar hingga 17-17 dan berbalik unggul 19-17 setelah memanfaatkan kesalahan lawan. Meski demikian, Feng/Huang tetap tenang di momen penentuan, menyamakan kedudukan, mengamankan satu game point, dan akhirnya memastikan kemenangan melalui skor tipis 21-19 pada gim ketiga.