All England 2026 - Saatnya Menaikkan Level Performa dan Kepercayaan Diri

Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari (Humas PP PBSI)
Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Jakarta | Indonesia menurunkan 24 atlet pada All England 2026 yang digelar pada 3–8 Maret di Birmingham, Inggris. Bagi sejumlah pemain tunggal putri dan ganda putri "Merah Putih", turnamen ini bukan ajang yang asing. Namun, turnamen bulu tangkis prestisius yang tahun ini memasuki edisi ke-116 tersebut, menghadirkan makna dan tantangan tersendiri bagi mereka.

Putri Kusuma Wardani menjadi satu-satunya wakil Indonesia di sektor tunggal putri, menyusul absennya Gregoria Mariska Tunjung. Atlet yang juga berprofesi sebagai polisi itu menjalani debut All England pada 2025 dan hanya mencapai babak 16 besar. Kini, ia kembali ke Birmingham dan bersaing dengan sejumlah pemain elite dunia, seperti An Se Young, Akane Yamaguchi, dan Chen Yu Fei.

Kompas edisi Sabtu (28/2) melaporkan, terdapat sisi positif bagi Putri pada turnamen level BWF World Tour Super 1000 tersebut, yakni menyandang status sebagai unggulan keenam. "Dia mendapatkan posisi tersebut karena berkembang dalam setahun terakhir hingga berada pada peringkat keenam dunia sejak akhir 2025, posisi terbaik yang pernah ditempatinya," demikian tertulis dalam artikel bertajuk "Senior Berburu Gelar, Yunior Mencari Pengalaman" itu.

"Atlet berusia 24 tahun itu pun tinggal memelihara rasa percaya diri saat melawan atlet dengan peringkat di atasnya."

Sementara di nomor ganda putri, Indonesia mengandalkan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi. All England dinilai sebagai alat ukur untuk melihat level mereka dibandingkan pasangan top dunia, mengingat masing-masing pasangan tersebut belum setahun bermain bersama. 

Tiwi/Fadia, yang baru berpartner pada tahun ini, adalah juara Thailand Masters 2026. Mereka baru saja menyelesaikan German Open 2026 pada pekan lalu dengan capaian semifinalis. Rachel/Febi juga telah memiliki gelar juara, yaitu Australian Open 2026, sementara Ana/Trias mencapai final Australian Open 2026 dan perempat final Malaysia Open 2026 sebagai hasil terbaik mereka.

"Di All England, saatnya mereka menaikkan level performa dan kepercayaan diri. Bukan hanya untuk hasil terbaik dalam turnamen tersebut, melainkan sebagai bekal jangka panjang," tulis surat kabar harian tersebut.

Berdasarkan hasil undian sementara, Putri akan bertemu pemain Denmark, Mia Blichfeldt, yang unggul dua kemenangan dalam tiga pertemuan terakhir. Sementara itu, Rachel/Febi akan menantang unggulan ketiga Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian (China), Ana/Trias berhadapan dengan Polina Buhrova/Yevheniia Kantemyr (Ukraina), dan Tiwi/Fadia bertanding melawan Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan (Taiwan).