Pelatih tunggal putri pelatnas bulu tangkis Indonesia, Imam Tohari, Kamis (12/2), di pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, mengungkapkan, selain All England, Putri juga dijadwalkan bertanding pada Swiss Open 2026. "Bagi Putri untuk tur Eropa, dua itu saja, All England dan Swiss Open. Dan di Orléans Masters kita menurunkan Thalita (Ramadhani Wiryawan)," tuturnya kepada wartawan.
All England 2026 dijadwalkan digelar pada 3-8 Maret dan kembali digelar di Utilita Arena Birmingham, Birmingham, Inggris. Sementara itu, Swiss Open 2026 berlangsung pada 10-15 Maret. Turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 300 itu, kembali digelar di St. Jakobshalle, Basel, Swiss.
Secara keseluruhan, sektor tunggal putri Indonesia hanya diwakili dua pemain dalam rangkaian turnamen Tur Dunia BWF pada tur Eropa. Dari keduanya, hanya Putri yang tampil secara beruntun dalam dua turnamen, sedangkan Thalita hanya turun pada satu turnamen. "Kita fokuskan Thalita untuk ke Orléans Masters," katanya.
Imam juga menyampaikan, berdasarkan peringkat dunia BWF saat ini, pemain tunggal putri pelatnas yang paling mendekati untuk bersaing adalah Thalita. Sementara itu, semisal Ester Nurumi Tri Wardoyo, disebutnya telah turun cukup jauh di daftar peringkat dunia, yakni berada di kisaran posisi 150 hingga 160. "Dan di pertandingan (International) Challenge saja harus melalui kualifikasi," katanya.
Thalita pun, lanjutnya, harus bertarung dari babak kualifikasi pada Orléans Masters 2026. "Jadi saya berharap begitu ada kesempatan, dia bisa mencuri poin sebanyak-banyaknya agar dapat tampil di level 300 dan 500," pungkasnya.


