Manajer tim PB Djarum, Pujiasto, menyatakan para atlet yang diberangkatkan pada edisi perdana Sirnas di Kota Palu telah menjalani persiapan sejak Maret lalu. Ia pun berharap para pemain dapat tampil maksimal pada ajang berskala nasional tersebut. "Setelah Lebaran yang lalu, persiapan tim sudah dilakukan yang mencakup persiapan dari fisik hingga teknik," ujarnya kepada Djarum Badminton, Senin (27/4).
Bagi para pemain muda ini, bertanding di luar Pulau Jawa menjadi pengalaman berbeda. Selain menghadapi lawan-lawan baru dari berbagai daerah di Sulawesi, mereka juga menjalani perjalanan panjang dari Kudus menuju Surabaya, sebelum melanjutkan penerbangan ke Makassar untuk transit, lalu tiba di Palu yang memberikan pengalaman tersendiri.
"Ada pengalaman yang menarik sekaligus berkesan dalam perjalanan ini. Selain jarak tempuh yang cukup jauh, kami juga sempat mengalami turbulensi saat penerbangan yang menimbulkan rasa khawatir. Namun, hal itu menjadi bagian dari perjalanan dalam karier para atlet muda kita," tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Pujiasto memuji penyelenggaraan HYDROPLUS Sirnas B Sulteng 2026 yang dinilai berlangsung di gedung olahraga megah dengan penggunaan empat lapangan sekaligus. Menurutnya, kelengkapan fasilitas yang dimiliki membuat venue ini sangat layak untuk menjadi tuan rumah turnamen bulu tangkis level tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan dukungan sarana yang mumpuni tersebut, Pujiasto berharap para pemain binaan PB Djarum dapat memanfaatkan kondisi ini untuk tampil optimal dan meraih hasil terbaik pada HYDROPLUS Sirnas B Sulteng 2026. "Kita tidak terlalu muluk-muluk untuk target, ya. Semoga di kejuaraan ini kita mengambil hasil terbaik," pungkasnya.



