Atlet kelahiran 20 Mei 2008 tersebut merebut kemenangan setelah berjuang tiga gim yang berakhir dengan skor 18-21, 21-18, 21-11. "Alhamdulillah pastinya sangat senang dan bersyukur bisa melewati tantangan yang cukup berat di babak delapan besar," tuturnya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Tadi kalah di gim pertama karena mainnya kurang sabar dan tahan, serta masih banyak melakukan kesalahan sendiri," Mayla, menambahkan.
Lebih lanjut Mayla mengungkapkan, pada gim kedua dan ketiga ia memilih bermain lebih aman dan rapi, dengan tidak terburu-buru melakukan serangan, melainkan mengedepankan kontrol reli terlebih dahulu.
Mayla juga menilai keunggulan Sausan terletak pada kematangan permainan serta variasi serangan, khususnya smes silang yang kerap menyulitkan. "Bola tipuannya cukup berbahaya," ungkapnya.
Di babak empat besar, Mayla akan berhadapan dengan wakil Kasih Jaksel, Sarah Daisy Theresia Christina Rambitan. adik kandung pebulu tangkis ganda putra Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan itu menang atas wakil pelatnas lainnya, Salsabila Amiradana, melalui tiga gim 21-18, 14-21, 21-18. "Kami belum pernah bertemu. Saya mau menyiapkan dahulu dari segi non-teknisnya seperti makan dan istirahat," pungkasnya.
Pada laga semifinal kategori Tunggal Dewasa Putri lainnya, Ruzana asal PB Djarum bertemu dengan wakil Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya, Erghya Aulia Putri.



