Meski sebelumnya pernah memperkuat Indonesia di Piala Sudirman serta SEA Games, ia menilai, Piala Thomas memiliki atmosfer dan magis yang berbeda. "Pastinya saya merasa berbeda kondisinya dengan Piala Sudirman atau SEA Games. Bagi saya Piala Thomas lebih bergengsi. Saya tidak menyangka bisa masuk ke dalam tim ini," ujarnya melalui siaran pers Humas PP PBSI pada Minggu (19/4).
"Saya pengin ngasih yang terbaik buat tim Indonesia juga. Tidak sabar juga pengin debut di sana," Ubed, menambahkan.
Saat ini Ubed terus mengejar persiapan terbaik jelang laga perdana pada 24 April. "Alhamdulillah sudah cukup baik penyesuaiannya. Sudah berjalan dua hari, sudah bisa mengatasi kondisi di sini lah. Ke depannya berharap bisa lebih baik lagi di latihannya, sama persiapannya," jelasnya.
Lebih lanjut Ubed mengungkapkan, dengan kombinasi senior-junior yang mengisi skuad Thomas Indonesia 2026, komunikasi menjadi sangat penting untuk menjaga kekompakan dan kesolidan. "Di tim ini dengan adanya senior pasti saya sangat terbantu. Tapi juga ada yang tidak berbeda jauh usianya jadi bisa lebih nyambung. Saya senang sih bisa barengan mereka," katanya.
"Tim tunggal putra sendiri secara kekompakan sangat baik. Dari di pelatnas kemarin sudah sempat latihan bareng semuanya termasuk dengan koh Jojo. Semoga kami bisa lebih solid ke depannya," demikian Ubed.


