"Saya atas nama tim Thomas Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas kekalahan kami tadi malam. Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, tetapi tim Prancis juga tampil sangat baik," katanya melalui siaran pers Humas PP PBSI, Rabu (30/4).
"Kami mengerti performa kami belum maksimal dan ini menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk menatap ke depan. Terima kasih untuk semua dukungan yang telah diberikan. Kami bertekad akan kembali lebih kuat," Fajar, menambahkan.
Menjelang laga penentuan melawan Prancis, peluang Indonesia untuk lolos ke babak perempat final masih terbuka lebar dengan beberapa skenario. Indonesia dipastikan akan keluar sebagai juara grup apabila mampu menang dengan skor 3-2. Jika kalah tipis 2-3, Indonesia tetap berpeluang lolos sebagai runner-up grup. Namun, kekalahan dengan skor 1-4 atau 0-5 membuat Indonesia dipastikan gagal melaju ke perempat final.
Indonesia sebelumnya berhasil meraih satu kemenangan penting atas Thailand dengan skor 3-2. Namun, langkah Indonesia harus terhenti di fase grup setelah mengalami kekalahan dari Prancis dengan skor 1-4. Hasil ini menempatkan Indonesia di posisi ketiga klasemen akhir Grup D.
Sementara itu, Thailand keluar sebagai juara Grup D setelah mencatatkan kemenangan meyakinkan atas Prancis dengan skor 4-1. Prancis memastikan diri sebagai runner-up grup dan mendampingi Thailand melaju ke babak perempat final.
Hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi PP PBSI dalam melakukan pembinaan dan persiapan ke depan. Fokus ke depan akan diarahkan pada peningkatan konsistensi performa, kesiapan fisik, serta mental bertanding, khususnya dalam menghadapi tim-tim dengan fleksibilitas komposisi pemain seperti yang ditunjukkan oleh Prancis.
Induk organisasi olahraga bulu tangkis di Tanah Air itu menyampaikan terima kasih atas kerja keras seluruh atlet, pelatih, dan tim pendukung, yang telah berjuang membawa nama Indonesia di Piala Thomas. Ke depan, PBSI berkomitmen untuk melakukan perbaikan menyeluruh guna meraih hasil yang lebih baik pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya.



