Thailand Masters 2026 - Serba Pertama dari Pathum Wan

Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil & Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti (Humas PP PBSI)
Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil & Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Pathum Wan | Para pebulu tangkis Indonesia mendominasi podium teratas Thailand Masters 2026. Dua gelar juara sudah pasti menjadi milik "Merah Putih" setelah tercipta laga sesama wakil Indonesia di sektor ganda putra dan ganda campuran. Turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 300 ini menjadi titik awal prestasi bagi sejumlah pemain dan pasangan yang untuk kali pertama gelar juara.

PP PBSI melalui jejaring sosialnya pada Minggu (1/2) malam menyatakan, ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti langsung menyabet gelar pertama di Super 300 sebagai pasangan baru. Thailand Masters 2026 adalah turnamen kedua mereka setelah menjalani debut pada Indonesia Masters 2026, pekan lalu.

Tiwi/Fadia keluar sebagai juara setelah mengalahkan pasangan China, Bao Li Jing/Li Yi Jing, di Nimibutr Stadium, Pathum Wan. Mereka menang tiga gim 15-21, 21-15, 21-18 dalam tempo 90 menit.

Sementara itu, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana menandai kebangkitan dengan meraih gelar Super 300 pertama setelah menjuarai Korea Open 2024, yang merupakan turnamen level Super 500. Ganda putra peringkat ke-16 dunia memenangi laga "all-Indonesian finals" melawan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dengan skor 21-10, 21-17.

Di sektor ganda campuran, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, mengakhiri kemarau panjang gelar juara sejak pertengahan September 2024. Mereka mengalahkan pasangan senegara, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti, melalui tiga gim 18-21, 21-19, 21-17. "Bagi Adnan/Indah, gelar Thailand Masters 2026 bukan hanya menjadi gelar pertama Super 300 tapi menjadi gelar World Tour pertama mereka," catat PP PBSI.

Di pengujung rangkaian partai puncak Thailand Masters 2026, pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah, keluar sebagai juara setelah menghentikan perlawanan pemain andalan tuan rumah, Panitchaphon Teeraratsakul. Atlet muda yang biasa disapa Ubed itu menang tiga gim 21-19, 20-22, 21-19. "Dan untuk Ubed, naik kelas dengan akselerasi maksimal. Juara Super 100, perak SEA Games dan sekarang juara Super 300," tulis induk organisasi olahraga pukul bulu tersebut.

Di balik dominasi empat gelar juara yang diraih para wakil "Merah Putih", India mencuri perhatian melalui keberhasilan Devika Sihag merebut titel tunggal putri. Sihag keluar sebagai juara setelah mengalahkan wakil Malaysia, Goh Jin Wei. Ia tampil dominan di gim pertama dengan kemenangan telak 21-8, tetapi Goh memutuskan mundur saat Sihag unggul 6-3 di gim kedua.