Ganda campuran peringkat ke-21 dunia itu harus melalui laga ketat selama 62 menit untuk merebut kemenangan tiga gim 18-21, 21-19, 21-17. Bagi Adnan, keyakinan menjadi faktor utama yang mengantarkannya meraih kemenangan pada partai puncak kali ini.
Sementara itu, kepada tim Humas dan Media PP PBSI, Indah menyatakan, "Alhamdulillah kami bisa juara di sini, pengalaman yang kemarin-kemarin kami dapatkan selama pertandingan akhirnya bisa terbalaskan di sini."
"Bobby/Melati start-nya cukup bagus, kami tertinggal terus. Beruntung kami bisa mengambil alih ritmenya dengan tenang dan membalikkan keadaan. Evaluasi ke depannya, start kami harus lebih bagus lagi dan jangan terburu-buru," Indah, menambahkan.
Bagi Adnan/Indah, gelar juara di negeri "Gajah Putih" ini sekaligus mengakhiri puasa gelar yang cukup panjang sejak terakhir kali mereka naik podium teratas Vietnam Open 2024. "Gelar ini kami persembahkan untuk pelatih, keluarga, dan yang pasti untuk diri sendiri," demikian Adnan.


