Putri membuka gim pertama dengan keunggulan 3-1. Namun, Supanida mulai membangun momentum setelah menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Ia kemudian mengambil alih permainan dan mendominasi sepanjang paruh pertama gim pembuka, memimpin jauh 11-3 pada interval setelah mencatatkan 10 poin berturut-turut.
Seusai interval, Putri sempat meraih satu poin untuk menghentikan laju perolehan angka tunggal putri negeri "Gajah Putih" tersebut. Namun, ia masih kesulitan mengimbangi permainan agresif Supanida yang kembali mencatatkan lima poin beruntun untuk memperlebar keunggulan menjadi 16-5. Supanida kemudian mengamankan sembilan game point dan menutup gim pertama dengan kemenangan 21-11.
Dominasi Supanida berlanjut pada awal gim kedua ketika ia dapat dengan cepat meraih empat poin beruntun. Upaya keras Putri untuk bangkit mulai membuahkan hasil. Dengan meningkatkan tempo permainan dalam sejumlah reli panjang, ia mampu menyamakan kedudukan 7-7, bahkan berbalik unggul 8-7, yang menjadi keunggulan pertamanya sejak memimpin 3-1 pada gim pertama.
Meski demikian, Supanida kembali dapat merebut kendali permainan. Ia berbalik unggul dan menutup interval gim kedua dengan skor 11-9 setelah pukulan dropshot-nya tak dapat dijangkau oleh Putri.
Duel ketat dalam perebutan poin tersaji pada beberapa reli setelah interval. Namun, Supanida mampu menjaga keunggulan berkat sejumlah smes menyilang yang tajam serta memanfaatkan beberapa kesalahan yang dilakukan Putri. Supanida pun terus mengendalikan jalannya pertandingan hingga pengujung gim, saat ia mengantongi lima championship point, kemudian mengunci kemenangan gim kedua dengan skor 21-15.


