Indonesia telah kehilangan Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana yang kalah dari Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil pada babak perrtama. Dalam laga yang digelar di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Rabu (11/3), Adnan/Indah menang straight games 21-18, 21-14 dalam tempo 35 menit.
Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, ganda campuran unggulan ketiga, melaju ke babak kedua berkat kemenangan dua gim 21-17, 21-7 atas pasangan Inggris, Callum Hemming/Estelle van Leeuwen. Unggulan kedelapan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menjadi ganda campuran Indonesia terakhir yang meraih tiket ke babak kedua setelah mengalahkan Chen Cheng Kuan/Hsu Yin-Hui asal Taiwan dengan skor 21-19, 21-8.
"Memang cukup merugikan ketika semua ganda campuran Indonesia berada di pul bawah," tanggap Jafar melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI, Kamis (12/3) dini hari WIB.
"Harusnya ada yang di atas juga, daripada numpuk di bawah. Sayang, kan. Jadi siapa tau bisa all final, tapi ini cuma satu yang bisa masuk final," tambahnya.
Di babak 16 besar, Jafar/Felisha akan menghadapi wakil Malaysia, Jimmy Wong/Lai Pei Jing. Jafar/Felisha unggul 1-0 dalam rekor pertemuan dengan pasangan negeri jiran itu, setelah memenangi laga pertama mereka pada babak awal Australian Open 2025.
Sementara itu, Adnan/Indah akan berhadapan dengan pasangan Taiwan, Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang, sedangkan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menghadapi wakil Taiwan lainnya, Liu Kuang Heng/Jheng Yu Chieh. Jika Adnan/Indah dan Amri/Nita mampu menyingkirkan lawan-lawannya, pertemuan sesama wakil "Merah Putih" kembali terjadi di perempat final.


