"Puji Tuhan bersyukur hari ini bisa menang. Dua turnamen kemarin kami terhenti di babak pertama jadi cukup senang dengan hasilnya, walaupun kalau boleh dibilang lawan belum yang berat banget, tapi tidak mudah tadi," papar Rachel kepada tim Humas dan Media PP PBSI, seusai pertandingan yang berlangsung di Palais des Sports, Orléans, Prancis.
"Ini cukup untuk mengembalikan kepercayaan diri," tambahnya.
Chen/Lee langsung menggebrak sejak awal gim pertama dengan merebut tiga poin beruntun tanpa balas. Meski Rachel/Febi sempat menyamakan kedudukan 4-4, duo Taiwan itu kembali mengambil alih kendali dan mempertahankan keunggulan hingga interval 11-9. Chen/Lee bahkan sempat memperbesar keunggulan 14-9, mengamankan enam game point, dan memenangi gim pertama dengan skor 21-14.
Sebaliknya pada gim kedua, Rachel/Febi langsung melesat dengan meraih tiga poin beruntun. Chen/Lee baru membuka angka setelah wasit menyatakan smes Febi keluar, keputusan yang sempat memicu protes dari Rachel/Febi serta pelatih Karel Mainaky. Meski demikian, insiden tersebut tidak memengaruhi performa Rachel/Febi yang terus mendominasi hingga unggul 11-1 saat interval.
Mereka bahkan mencatat sembilan poin beruntun untuk menjauh 12-1. Permainan menyerang yang konsisten membuat Chen/Lee kesulitan mengimbangi, sehingga pasangan "Merah Putih" mengamankan 15 game point, menutup gim kedua dengan kemenangan 21-6, dan memaksakan rubber game.
Permainan menyerang yang diterapkan Rachel/Febi berlanjut pada awal gim penentuan, meski Chen/Lee sempat memperkecil ketertinggalan menjadi selisih dua poin. Namun, pasangan juara Australian Open 2025 tetap mampu menjaga keunggulan dan menutup interval dengan skor 11-8. Mereka terus mengendalikan jalannya pertandingan hingga mengamankan tujuh match point dan menutup gim ketiga dengan kemenangan 21-13.
"Di gim pertama kami masih adaptasi dengan lapangan pertandingan, pukulan-pukulan kami juga masih tidak enak. Di gim kedua dan ketiga kami mencoba menaikkan hawanya, mempercepat tempo dan akhirnya bisa ketemu ritme dan pola yang pas," jelas Febi.
Di perempat final, Jumat (20/3), Rachel/Febi akan menghadapi wakil Taiwan lainnya, Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan. Laga tersebut menjadi pertemuan perdana bagi Rachel/Febi dengan pasangan unggulan ketiga itu. "Kami harus lebih tenang karena bolanya cepat. Dan fokusnya harus lebih jeli lagi," tanggap Rachel.
"Kami pastinya membidik gelar juara di sini, tapi tetap fokusnya satu pertandingan ke satu pertandingan dulu," demikian Febi.


