"Hari ini kami mainnya tidak bisa keluar dari tekanan. Touch saya dan Reza juga sangat tidak dapat di lapangan, jadi tidak bisa berbuat banyak," kata Sabar kepada tim Humas dan Media PP PBSI.
Di sisi lain, menurut Sabar, perubahan pola permainan cukup sulit dilakukan karena kondisi lapangan yang berangin. "Siapa yang pegang permainan depan duluan, itu yang sangat menguntungkan di turnamen ini," tuturnya.
Sabar/Reza mengawali turnamen bulu tangkis BWF World Tour Super 750 ini dengan kemenangan atas pasangan Taiwan, Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh. Namun, kekalahan di babak kedua di India membuat capaian mereka masih berada di bawah pencapaian pada Malaysia Open 2026 sepekan lalu, ketika mampu menembus perempat final.
Kini, pasangan non-pelatnas tersebut langsung mengalihkan fokus ke Indonesia Masters 2026 yang digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pekan depan. Mereka berharap mampu tampil lebih baik saat berlaga di hadapan publik Tanah Air. "Karena main di Istora, banyak juga pendukung yang hadir jadi kami mau dapat hasil maksimal," demikian Reza.


