BWF Umumkan Tuan Rumah Turnamen Tur Dunia 2027–2030

Federasi Bulu Tangkis Dunia (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Federasi Bulu Tangkis Dunia (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Internasional ‐ Created by EL

Jakarta | Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengumumkan daftar negara tuan rumah turnamen BWF World Tour untuk periode 2027 hingga 2030. Dalam restrukturisasi terbarunya itu, kalender World Tour diperluas menjadi 36 turnamen, seiring peluncuran rencana besar federasi bulu tangkis tertinggi di dunia itu untuk memperkuat arah dan masa depan olahraga bulu tangkis dunia.

"Struktur Tur Dunia BWF yang baru ini disusun dalam enam level terpadu, mulai dari BWF World Tour Finals, lima turnamen Super 1000, lima Super 750, sembilan Super 500, delapan Super 300, hingga delapan turnamen Super 100, yang untuk pertama kalinya terintegrasi penuh dalam satu sistem kompetisi berjenjang," tulis BWF melalui lamannya pada Senin (9/2).

Untuk turnamen level Super 1000, terdapat lima tuan rumah penyelenggara, yaitu Chengdu di China, Odense (Denmark), Birmingham (Inggris), Jakarta (Indonesia), dan Kuala Lumpur (Malaysia). Sementara itu, level Super 750 akan digelar di Shenzhen (China), Paris (Prancis), Hong Kong, New Delhi (India), dan Tokyo (Jepang).

Pada level Super 500, tuan rumah yang ditetapkan meliputi Sydney (Australia), Mülheim an der Ruhr (Jerman), Vantaa, Jakarta (Indonesia), Kumamoto (Jepang), Seoul (Korea Selatan), Kuala Lumpur (Malaysia), Singapore, serta Bangkok (Thailand).

Adapun level Super 300 akan diselenggarakan di Kanada, Taipei (Taiwan), Orléans (Prancis), Saarbrücken (Jerman), Makau (Makau), Basel (Swiss), Bangkok (Thailand), serta Amerika Serikat. Khusus untuk Kanada dan Amerika Serikat, kota penyelenggara belum ditetapkan.

Sementara itu, untuk level Super 100, turnamen dijadwalkan berlangsung di China, Kaohsiung (Taiwan), Lucknow (India), Indonesia, Malaysia, 's-Hertogenbosch (Belanda), Manila (Filipina), serta Ho Chi Minh City (Vietnam). Untuk China, Indonesia, dan Malaysia, kota penyelenggara juga masih menunggu penetapan resmi.

BWF belum mengumumkan tuan rumah BWF World Tour Finals. Meski demikian, BWF memastikan adanya peningkatan signifikan, termasuk kenaikan utama pada hadiah uang di seluruh level turnamen serta peningkatan hingga 100 persen jumlah pertandingan yang diproduksi untuk siaran televisi di semua tingkatan.

Selain itu, pembaruan lainnya mencakup penggunaan teknologi papan lampu dioda pemancar cahaya (LED, )peningkatan ruang tunggu dan fasilitas pemain, penyempurnaan presentasi olahraga, aktivasi bergaya karnaval dan festival di area turnamen, serta pengembangan Layanan media Over-The-Top atau platform streaming khusus untuk memperluas jangkauan siaran bulu tangkis dunia.