Ia menegaskan, tanggung jawab tidak hanya berada di pundak Aaron/Soh di sektor ganda putra, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (ganda putri), serta Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (ganda campuran). "Negara-negara seperti China dan Korea Selatan memiliki kedalaman skuad dan mereka tidak hanya bergantung pada beberapa pemain saja," ujarnya di Akademi Bulu Tangkis Malaysia, Kuala Lumpur, dilansir New Straits Times, Jumat (3/4).
"Kita juga memiliki banyak pemain yang menjanjikan, jadi kita tidak bisa hanya bergantung pada Aaron/Wooi Yik, Pearly/Thinaah, atau Tang Jie/Ee Wei, meskipun mereka telah menunjukkan performa yang konsisten. Ini seperti mengirim 100 tentara ke medan perang, tetapi hanya mengandalkan dua atau tiga orang. Itu tidak benar." Rexy, menjelaskan.
Menurutnya, meski pasangan lapis kedua menjalani program latihan yang sama dengan pasangan utama, mereka dinilai belum memiliki kekuatan mental yang dibutuhkan. "Yang membedakan mereka adalah mentalitas. Mereka harus memiliki kepercayaan diri dan keyakinan bahwa mereka berada di level yang sama dan mampu memberikan yang terbaik saat dibutuhkan," ujarnya.
Pasangan juara bertahan Aaron/Soh menghadapi tekanan besar menjelang BAC 2026 yang mulai bergulir pada Selasa (7/4). Rexy berharap, Man Wei Chong/Tee Kai Wun dan Wan Arif Wan Junaidi/Yap Roy King dapat berkontribusi lebih untuk membantu memikul beban di kejuaraan kontinental tersebut. "Sebagai pelatih, kami menetapkan target tinggi karena kami melihat kemampuan mereka. Para pemain ini telah mengalahkan lawan peringkat 10 besar dan bahkan peringkat satu dunia sebelumnya, jadi potensinya jelas ada," katanya.
"Masalahnya sekarang adalah apakah pola pikir mereka sesuai dengan keyakinan kami?" tanya Rexy.
Aaron/Soh, ganda putra peringkat ke-dunia, berpeluang menghadapi unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, dalam perebutan gelar BAC 2026. Kim/Seo sebelumnya mengalahkan pasangan negeri jiran itu pada final All England 2026.
Sementara itu, Man/Tee, yang harus memulai dari babak kualifikasi, diprediksi akan menghadapi pasangan Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, pada putaran kedua. Adapun Wan/Yap akan membuka laga melawan pasangan Taiwan, Lee Fang Chih/Lee Fang Jen, lalu berpotensi menghadapi wakil Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, di babak kedua.


