"Puji Tuhan pertandingan berjalan lancar walaupun tadi tidak menang," kata Raymond kepada tim Humas dan Media PP PBSI, seusai pertandingan berdurasi 48 menit tersebut.
"Di gim pertama kami sudah unggul, tapi konsentrasinya kurang jadi lawan bisa membalikkan keadaan. Mereka punya kekuatan, yaitu bisa tampil konsisten terutama di poin-poin akhir," tambah pemain kelahiran Bandung, Jawa Barat ini.
Sementara itu, Joaquin menilai, setiap pasangan dalam pertemuan perdanan tersebut mempunyai peluang yang sama untuk meraih kemenangan, sehingga hasil akhir sangat ditentukan oleh siapa yang tampil lebih siap di lapangan. "Dan hari ini, kami mengakui kekalahan kami. Mereka lebih siap hari ini," ujarnya.
Ia menilai, Kim/Seo sudah menunjukkan aura berbeda sejak sesi pemanasan, dan bersyukur akhirnya mendapat kesempatan untuk berhadapan langsung dengan mereka dan memetik pelajaran berharga dari pertandingan ini. Salah satu hal yang disoroti Joaquin adalah konsistensi Kim/Seo yang tetap stabil dari awal sampai akhir laga. "Kami akan mencoba meniru seperti mereka supaya bisa kami bisa lebih baik ke depannya," pungkasnya.
Raymond/Joaquin, pasangan debutan pada turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 1000 ini, menjadi wakil "Merah Putih" pertama yang melangkah ke babak 16 besar setelah menang tiga gim 17-21, 21-12, 21-19 atas pasangan Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju.
Di babak 16 besar, mereka kembali menunjukkan ketangguhan dengan menyingkirkan senior mereka, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, juga melalui tiga gim 8-21, 21-14, 21-16 dalam durasi 55 menit. Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Raymond/Joaquin atas Fajar/Fikri dalam tiga pertemuan terakhir, setelah menang di final Australian Open 2025 dan perempat final Indonesia Masters 2026.
Di perempat final, ganda putra peringkat ke-17 dunia tersebut menciptakan kejutan dengan menyingkirkan pasangan unggulan ketiga asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang. Dalam pertemuan perdana dengan wakil "Negeri Tirai Bambu" itu, Raymond/Joaquin menang dua gim langsung 21-18, 21-12 dalam tempo 36 menit.


