"Alhamdulillah bisa main di All England pertama kali dan bisa menang. Bisa mengeluarkan apa yang dilatih di pertandingan ini. Sangat senang," tanggap Amri kepada tim Humas dan Media PP PBSI, seusai laga berdurasi 35 menit tersebut.
Seidel/Nguyen mendominasi perolehan poin di sebagian besar gim pertama. Namun, setelah tertinggal 5-9, Amri/Nita perlahan bangkit dan mampu menyamakan kedudukan menjadi 10-10, kemudian berbalik unggul 11-10 saat interval gim.
Seusai rehat, pertarungan berlangsung ketat dengan selisih poin tak pernah lebih dari dua angka hingga kedudukan 17-15. Amri/Nita dapat keluar dari duel sengit tersebut dengan memperlebar keunggulan menjadi 19-15. Pasangan "Merah Putih" itu meraih empat game point saat skor 20-16, lalu menutup gim pertama dengan kemenangan 21-17 dalam tempo 16 menit.
"Di awal sempat tertinggal karena mereka sudah langsung tahu apa yang akan dimainkan. Pertemuan sebelumnya kami kalah jadi mereka sudah hafal, tapi kami juga belajar dan memperbaiki kesalahan dan itu berhasil," ujar Amri.
Di gim kedua, Amri/Nita mampu mengambil alih kendali permainan dan unggul cepat 6-1. Mereka terus menjaga keunggulan hingga memimpin 11-6 saat interval, yang dicapai hanya dalam waktu enam menit. Selepas jeda, permainan ofensif serta pertahanan solid yang ditampilkan Amri/Nita kembali membuahkan hasil dengan memperlebar keunggulan menjadi 16-9.
Memasuki fase akhir pertandingan, Amri/Nita tetap tampil fokus dengan membukukan tiga poin beruntun untuk unggul 19-10. Mereka kemudian mengantongi delapan match point, lalu menutup gim kedua dengan kemenangan 21-14. "Banyak sekali yang kami ubah di pertandingan tadi. Saya lebih jaga depannya dan tidak banyak mengangkat, karena Seidel bola atasnya sangat baik. Kami juga lebih siap di defense-nya, lebih rapat. Itu cukup berdampak untuk kemenangan kami hari ini," tutur Nita.
Sementara itu, terkait penampilan perdana mereka di turnamen tertua di dunia ini, Amri mengaku tidak merasa gugup saat pertandingan berlangsung. Ia justru merasakan kegugupan pada Selasa (3/3) malam atau sehari sebelum menjalani laga debutnya. "Tadi dari pemanasan sampai masuk lapangan, bersyukur bisa lebih tenang," pungkasnya.


