Rachel/Febi harus melalui pertandingan sengit yang berjalan hingga tiga gim. Keduanya tertinggal di gim pertama, lalu bangkit dan memenangkan dua gim berikutnya. Bagi Rachel, pertandingan melawan Luo/Wang berlangsung cukup menegangkan. Namun, dukungan penonton di Istora membuatnya dan Febi tampil lebih percaya diri serta termotivasi untuk meraih kemenangan. "Bersyukur bisa menang. Pertandingannya tadi cukup menegangkan buat saya sendiri, tapi puji Tuhan berkat dukungan dari banyak masyarakat Indonesia di sini, kita jadi bisa lebih percaya diri dengan permainan kita dan secara individu," kata Rachel melalui siaran pers Humas PP PBSI.
Senada dengan Rachel, Febi mengaku merasa gugup di awal pertandingan. Kondisi tersebut berdampak pada permainan mereka yang kerap melakukan kesalahan sendiri. Meski demikian, mereka mampu membalikkan keadaan pada dua gim terakhir. "Di awal-awal memang cukup nervous. Permainan juga banyak mati sendiri, lalu di gim kedua mulai bermain lebih aman dan akhirnya bisa menemukan kembali kepercayaan diri," jelas adik kandung pemain ganda campuran Jafar Hidayatullah ini.
Di gim kedua dan ketiga, Rachel/Febi tampil lebih tenang. Hal tersebut menjadi kunci keberhasilan mereka dalam mengunci kemenangan atas Luo/Wang. "Kunci kemenangannya mungkin bermain lebih tenang dan tidak terburu-buru, karena itu yang bikin kita banyak mati sendiri di set awal. Setelah itu kita coba bermain lebih rapi, baik dari serangan maupun pertahanan," tutur Rachel.
Baik Rachel dan Febi tidak menyangka bisa melangkah ke semifinal turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 500 tersebut. Rachel berpendapat, ia dan Febi hanya berusaha bermain sebaik mungkin selama turnamen. "Tidak ada yang menyangka juga, sih. Kita hanya ingin bermain bagus di setiap harinya dan bersyukur bisa mencapai semifinal," jelasnya.
Di semifinal, Sabtu (24/1), Rachel/Febi bertemu pasangan Jepang, Arisa Igarashi/Miyu Takahashi, yang melaju ke babak empat besar setelah mengalahkan pasangan Indonesia lainnya, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dengan skor 16-21, 21-11, 21-14.
Menghadapi wakil "Negeri Sakura" tersebut, Febi mengaku belum mengetahui secara detail kekuatan lawan karena belum pernah bertemu mereka. Persiapan yang dilakukan bersama Rachel lebih difokuskan pada analisis permainan Igarashi/Takahashi melalui pertandingan-pertandingan sebelumnya. "Kita sama-sama belum pernah bertemu mereka berdua, jadi mungkin kita akan menonton video permainannya saja," demikian Febi.



