Igarashi/Takahashi mengawali kiprah mereka pada Indonesia Masters 2026 dengan mengalahkan Keng Shu Liang/Li Hua Zhou asal China dengan skor 21-18, 21-13. Mereka kemudian mengalahkan dua pasangan tuan rumah di dua babak berikutnya, yaitu unggulan kelima Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dan INA
Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Duo "Negeri Sakura" itu kembali menyingkirkan wakil tuan rumah yang juga berstatus unggulan ketujuh, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, lewat pertarungan tiga gim dengan skor 21-12, 19-21, 21-13 dalam durasi 57 menit. Kemenangan tersebut memastikan langkah Igarashi/Takahashi ke partai puncak untuk menantang unggulan teratas, Pearly/Thinaah.
"Bermain di Indonesia Masters 2026, tentu saja kami ingin mencapai final. Namun, justru tidak pernah terpikirkan bahwa kami dapat menembus final. Apalagi dari babak pertama lawan-lawannya berat. Sampai di final ini adalah sebuah hal yang luar biasa bagi kami," papar Igarashi kepada Djarum Badminton.
"Namun, kami berusaha untuk menikmati setiap pertandingan," tambah mantan partner Yuta Watanabe tersebut.
Sementara itu, Takahashi mengungkapkan, mereka sama-sama bernaung di klub bulu tangkis Biprogy dan merupakan pemain kidal. Keduanya pun sepakat untuk berpasangan dan tampil pada Indonesia Masters 2026, yang menjadi penampilan pertama sekaligus terakhir mereka bersama. "Senang bisa bermain dengan Arisa, terlebih Arisa begitu menikmati bertanding di Indonesia. Hal itulah yang membuat saya pun bisa menikmati setiap pertandingan," katanya
Pada kesempatan tersebut Igarashi mengungkapkan, kemitraan dengan Takahashi bermula ketika pasangannya, Chiharu Shida, tengah bertanding pada S/J League. Sementara itu, partner Takahashi lagi cedera. "Jadi ini adalah kesempatan yang baik bagi kami untuk bertanding bersama," pungkasnya.



