HYDROPLUS Sirnas B Kaltim 2026 - Xaviera Lanjutkan Tren Juara

Xaviera Rafa Rimarcdi (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Xaviera Rafa Rimarcdi (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Sirkuit Nasional ‐ Created by EL

Samarinda | Xaviera Rafa Rimarcdi meraih gelar juara Sirnas kategori Tunggal Anak Putri untuk kali kedua secara berturut-turut, setelah meredam perlawanan wakil Taqi Arena Badminton Academy, Berliana Rahma, di final HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) B Kalimantan Timur (Kaltim) 2026, Sabtu (23/5). Bertanding di Gelora Kadrie Oening, Sempaja, Samarinda, Xaviera menang dua gim langsung 21-13, 21-17.

Secara umum Xaviera menyatakan ia mampu menguasai pertandingan, tetapi pada awal gim pertama ia mengaku membutuhkan waktu untuk beradapasi dengan kondisi Lapangan 1 yang terang dengan sorot lampu. Selain itu, pada awal gim pertama, ia berusaha membaca pola permainan Berliana terlebih dahulu untuk mencari celah yang bisa dimanfaatkan. 

Setelah interval gim pertama, ia merasa mampu meningkatkan tekanan dan mengendalikan jalannya pertandingan. Menurut Xaviera, kunci kemenangannya adalah terus menekan lawan sehingga kesulitan mengembangkan permainan. "Saya kasih pola main cepat, dia juga keteteran dan dia banyak mati sendiri. Jadi saya lebih cepat ambil poin," jelas Xaviera kepada Djarum Badminton.

Meski akhirnya keluar sebagai juara usai memenangi gim kedua, Xaviera mengakui menghadapi perlawanan sengit ketika tertinggal dalam perolehan angka. Menurutnya, Berliana mengubah pola permainan dibandingkan gim pertama dengan tampil lebih agresif dan lebih dahulu melancarkan serangan. Kondisi tersebut membuatnya harus kembali membaca strategi lawan dan menyesuaikan permainannya, dan akhirnya mampu membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan.

Gelar juara yang diraih di Samarinda pada pekan ini menjadi gelar keduanya secara beruntun di ajang Sirnas, setelah menempati podium tertinggi pada HYDROPLUS Sirnas B Sulawesi Tengah 2026 yang berlangsung di Palu beberapa pekan lalu. "Saya senang sudah dapat dua medali emas di kategori tunggal. Mudah-mudah bisa berlanjut, ya," tanggapnya.

Namun, ambisi Xaviera untuk mengulangi pencapaian meraih dua gelar juara seperti yang dilakukannya di Palu, gagal. Pada laga final kategori Ganda Anak Putri, Xaviera yang berpasangan dengan Ayasha Machiko Lituhayu Albasia dari Satria Surabaya gagal meraih gelar setelah kalah dari pasangan Taqi Arena Badminton Academy, Berliana Rahma/Rayya Aqila Qaireen, dengan skor 19-21, 17-21. Hasil tersebut membuat Xaviera harus puas menutup kompetisi di Samarinda dengan satu gelar juara dan satu gelar runner-up.