Raditya mengakui sempat merasakan beban sebelum pertandingan dimulai. Namun, pengalaman bertemu Ilham sebelumnya membuatnya telah memahami pola permainan sang lawan sehingga ia dapat menerapkan strategi yang telah disiapkan dan memaksimalkan setiap kesempatan untuk meraih poin.
"Yang penting jangan buat kesalahan sendiri, jalanin permainan dengan baik dengan tempo yang kita inginkan," jelasnya kepada Djarum Badminton.
Meski demikian, kemenangan pada gim pertama tidak serta-merta membuat Raditya tampil lebih nyaman. Ia justru mengaku bermain terburu-buru pada gim berikutnya sehingga Ilham mampu mengumpulkan poin demi poin, sebelum akhirnya Raditya kembali menemukan ritme permainan dan mengunci kemenangan dua gim langsung.
"Kayaknya kemenangan sudah di depan mata, gitu. Bisa (menang) ini sebenarnya, tapi justru jadi terburu-buru pengin menangnya," ungkapnya.
Hasil yang kurang memuaskan pada HYDROPLUS Sirnas A DKI Jakarta belum lama ini, memotivasi Raditya untuk mencapai hasil lebih baik di Bandung, terlebih kota ini adalah markas klubnya sendiri. "Target saya podium dulu," pungkasnya.


