Kejuaraan yang berlangsung pada 8–13 September 2026 tersebut diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka bersaing memperebutkan poin nasional pada tiga kelompok usia, yakni Remaja, Taruna, dan Dewasa, dengan pertandingan tersebar di sejumlah lapangan yang tersedia di POWR Hall Badminton.
"Karena kebetulan GOR Amongrogo sedang direnovasi, sehingga kami mencari lapangan lain untuk melaksanakan HYDROPLUS Sirnas A DIY 2026 ini. Setelah mencari-cari POWR Hall Badminton ini yang menurut kami bisa untuk melaksanakan kejuaraan nasional tersebut, karena jumlah lapangan yang tersedia mencapai 14 lapangan," jelas Ketua Panitia Pelaksana HYDROPLUS Sirnas A DIY 2026, Marsekal Pertama TNI (Purn) Ibnu Hajar kepada Djarum Badminton, di POWR Hall, DIY, Rabu (9/9) siang.
"Sehingga luasnya tidak menjadi masalah untuk penyelenggaraan pertandingan-pertandingan di kategori ini," Ibnu, menjelaskan.
Namun, di balik kapasitasnya untuk menggelar ratusan pertandingan, Ibnu mengakui daya tampung penonton pada HYDROPLUS Sirnas A DIY 2026 tidak sebesar ketika ajang tersebut digelar di GOR Amongrogo. Meski demikian, ia mengapresiasi antusiasme penonton yang tetap datang ke Yogyakarta dari berbagai daerah untuk menyaksikan aksi para pemain dalam kejuaraan tersebut.
"Kami terus berupaya menambah jumlah kursi agar penonton yang hadir dapat menyaksikan pertandingan dengan nyaman. Kami sangat berterima kasih atas antusiasme penonton yang datang dari berbagai daerah. Karena itu, kami akan terus berupaya memberikan kenyamanan hingga hari terakhir penyelenggaraan," pungkasnya.


