Kini Giliran Putri KW Memimpin

Putri Kusuma Wardani (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Putri Kusuma Wardani (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Nasional ‐ Created by EL

Jakarta | Setelah Gregoria Mariska Tunjung keluar dari pelatnas PBSI, tanggung jawab besar kini dipikul Putri Kusuma Wardani. Atlet berusia 23 tahun itu, kini menjadi sosok paling senior di sektor tunggal putri Indonesia, sekaligus pemain berperingkat tertinggi dengan menempati posisi ke-6 dunia. Kondisi tersebut membuat Putri tak hanya dituntut menjaga konsistensi prestasi di level elite, tetapi juga menjadi tumpuan baru sektor tunggal putri di tengah masa transisi generasi.

"Ya, bebannya Kak Grego (Gregoria) pindah ke aku, kan. Namun, aku menjalaninya dengan senang hati. Terus berpikir positif," kata Putri, dilansir Antara, Rabu (20/5).

Gregoria mengumumkan keputusannya untuk memutuskan mundur dari pelatnas pada Jumat (15/5) karena alasan kesehatan, vertigo yang dideritanya tidak kunjung pulih.

Kepergian peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 itu membuat tongkat estafet regenerasi di sektor tunggal putri Indonesia segera dilakukan.

Putri mengaku, beban yang ada di punggungnya saat ini sudah dipersiapkan mengingat posisi Gregoria sudah absen cukup lama karena kondisi fisik. "Pasti (terbebani). Namun, Insya Allah aku ingin lebih dari Kak Grego," tutur atlet yang juga berprofesi sebagai polisi ini.

Putri saat ini bersiap untuk menatap dua turnamen yang termasuk dalam rangkaian Tur Dunia BWF, yaitu Singapura Open 2026 pada 26-31 Mei dan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni.