Dalam perjalanannya menuju empat besar, Pitchamon lebih dulu menyingkirkan rekan senegaranya yang memiliki peringkat lebih tinggi, Supanida Katethong. Ia kemudian melanjutkan performa impresif dengan mengalahkan pemain peringkat ke-8 dunia, Pornpawee Chochuwong, lewat pertarungan rubber game 21-19, 13-21, 21-15 dalam durasi 77 menit.
Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Jumat (15/5), menyebut peningkatan performa Opatniputh, runner-up Indonesia Masters 2026 dan Orléans Masters 2026, tidak lepas dari fokus yang lebih besar terhadap peningkatan kondisi fisik serta kemampuan teknik permainannya. "Saya merasa sangat senang dan bangga terhadap diri sendiri karena tahun ini saya benar-benar bekerja keras serta mengubah cara berlatih," kata Pink, julukan bagi Opatniputh.
"Saya mengubah pola pikir dan cara berlatih. Sekarang saya lebih fokus meningkatkan kekuatan fisik dan kemampuan teknik," Pink, mengungkapkan.
Chochuwong memberikan pujian kepada rekan senegaranya yang lebih muda atas perkembangan performa yang ditunjukkan belakangan ini. "Pink berkembang sangat pesat. Dia memiliki postur tinggi dengan jangkauan yang panjang dan tahu bagaimana memainkan pertandingan dengan baik. Hari ini dia juga tampil sangat bagus, mampu menjaga tempo permainan serta kualitas pukulannya, jadi saya senang melihat perkembangannya," jelasnya.
Pada babak empat besar, Sabtu (16/5), Pink akan menghadapi unggulan teratas asal Jepang, Akane Yamaguchi. Pertandingan tersebut akan menjadi pertemuan pertama bagi kedua pemain.



