Kim/Seo datang ke Singapura dengan status sebagai juara dunia 2025 serta penerima penghargaan ganda putra terbaik dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pada tahun yang sama. Namun, laju impresif mereka akhirnya terhenti di tangan Rankireddy/Shetty, yang tampil solid untuk meraih tiket final turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 750 tersebut.
Pada pertandingan babak empat besar yang digelar di Singapore Indoor Stadium, Kim/Seo memimpin hampir sepanjang jalannya kedua gim. Namun, Rankireddy/Shetty tampil lebih efektif pada poin-poin krusial dan berulang kali membalikkan keadaan menjelang pengujung gim. Pasangan peringkat ke-4 dunia tersebut akhirnya mengunci kemenangan dua gim 21-19, 21-18.
"Mereka hampir selalu memegang keunggulan sepanjang gim pertama. Namun, kami mampu bangkit dan membuat pertandingan kembali berjalan ketat. Pada situasi seperti itu, selisihnya hanya satu-dua poin, sehingga pasangan yang berani mengambil risiko pada momen-momen penting biasanya akan keluar sebagai pemenang," kata Rankireddy, dilansir laman BWF.
Pada laga perebutan gelar juara, Rankireddy/Shetty akan menghadapi pasangan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Duo "Merah Putih" tersebut melangkah ke final setelah menyingkirkan pasangan China, Liang Wei Keng/Wang Chang, melalui kemenangan dua gim langsung di babak empat besar.
Xinhua melaporkan, semifinal tunggal putra menghadirkan duel yang dinanti antara dua pebulu tangkis muda berusia 21 tahun. Wakil Prancis, Alex Lanier, mengalahkan Alwi Farhan dengan skor 21-14, 21-11 untuk melaju ke final keduanya di turnamen level Super 750 setelah mencapai partai puncak Japan Open 2025. Di final, Lanier bertemu tunggal putra tuan rumah, Loh Kean Yew.
Di sektor tunggal putri, dua wakil China gagal melangkah ke final setelah kalah dalam pertandingan tiga gim. Unggulan keempat, Chen Yu Fei, harus mengakui keunggulan unggulan pertama asal Korea Selatan, An Se Yung, dengan skor 22-20, 12-21, 15-21 dalam duel selama 83 menit. Sementara itu, unggulan kedua, Wang Zhi Yi, kalah 13-21, 21-17, 15-21 dari wakil Jepang, Akane Yamaguchi.
Partai puncak tunggal putri akan menjadi pertemuan ke-33 antara An dan Yamaguchi. Dari 32 pertemuan sebelumnya, An unggul dengan 17 kemenangan.
Sementara itu, China telah memastikan gelar juara di sektor ganda putri. Pasangan Liu Sheng Shu/Tan Ning melaju ke final setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee, melalui dua gim langsung. Mereka akan berhadapan dengan Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, yang juga menang straight games atas pasangan Jepang, Arisa Igarashi/Chiharu Shida.
Adapun final ganda campuran akan mempertemukan pasangan Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Bøje, melawan wakil Jepang, Yuichi Shimogami/Sayaka Hobara.



