Singapore Badminton Open 2026 - Fajar/Fikri Mendominasi

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (Humas PP PBSI)
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Singapura | Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, menembus partai puncak Singapore Badminton Open 2026 setelah mengalahkan pasangan asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang, di babak empat besar, Sabtu (30/5). Pasangan unggulan ketiga itu membutuhkan waktu selama 37 menit untuk meraih kemenangan dua gim 23-21, 21-4, dalam pertandingan yang digelar di Singapore Indoor Stadium, Singapura.

"Perasaannya pasti senang, bersyukur, Alhamdulillah, bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar, dengan sehat, dan juga kemenangan," ujar Fajar melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.

Lebih lanjut Fajar menyatakan, gim pertama berlangsung tidak mudah karena kedua pasangan terus saling kejar-mengejar poin. Menurutnya, pertandingan banyak ditentukan oleh duel di area depan net, dengan kedua pasangan sama-sama berupaya mengambil kendali permainan dan memenangkan adu cepat di sektor tersebut. "Jadi memang sedikit krusial di gim pertama ketika kami bisa memenangkan adu setting," ungkapnya.

Ia juga berpendapat, Liang/Wang memiliki permainan yang sangat komplet. Wang, lanjutnya, berperan sebagai pengatur permainan yang mampu membangun serangan dengan baik, sementara Liang menjadi eksekutor utama dari area belakang lapangan melalui pukulan-pukulan yang tajam dan bertenaga. "Mereka sangat luar biasa, tapi di hari ini mereka terlihat kesulitan karena kondisi bola di yang cukup kencang dan kondisi lapangan sangat berangin," kata mantan partner Muhammad Rian Ardianto ini.

"Kami bisa lebih memanfaatkan situasi," Fajar, menambahkan.

Sementara itu, Fikri menuturkan, kondisi lapangan pada gim kedua lebih menguntungkan bagi mereka lantaran bermain dengan arah angin yang lebih mendukung. Situasi tersebut dimanfaatkan untuk bermain lebih agresif serta menguasai permainan depan net, sehingga mereka mampu terus menekan Wang/Liang sepanjang gim kedua. "Dan walaupun sudah 11-0, kami tidak mau langah, tidak mau jadi terkejar, tidak mau momentum balik untuk mereka," tegasnya.

"Jadi kami tekan terus, Alhamdulillah bisa berjalan lancar," Fikri, menjelaskan.

Pada partai final, Minggu (31/5), Fajar/Fikri bertemu dengan wakil India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty. Pertemuan antara unggulan ketiga dan keempat tersebut akan menjadi yang ketiga bagi kedua pasangan, dengan Fajar/Fikri unggul dua kemenangan dalam rekor pertemuan. "Di final tidak akan mudah lawan Satwik/Chirag. Tadi pun kami berdua datang lebih cepat ke arena untuk melihat permainan mereka melawan Kim (Won Ho)/Seo (Seung Jae) dan sangat luar biasa. Tapi itu tidak membuat kami gentar, kami akan coba yang terbaik, semoga hasilnya maksimal," demikian Fikri.