Melati menilai pertandingan berlangsung relatif terkendali karena Verrell/Bernadine merupakan pasangan yang sudah mereka kenal. Selain sama-sama berada dalam lingkungan klub dan latihan, pengalaman tersebut membuat Rehan/Melati lebih mudah membaca pola permainan lawan sehingga tidak terlalu kesulitan mengendalikan jalannya laga. "Kalau dibilang yakin menang, sebenarnya masih fifty-fifty. Yang pasti kami tetap yakin, tetapi kami juga bermain nothing to lose dan tetap waspada," tanggap Melati melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Ia mengaku tidak menyangka mereka dapat mengamankan kemenangan dalam dua gim. Namun, sejak awal, mereka telah mempersiapkan diri untuk menjalani pertandingan yang ketat dan panjang, mengingat kedua pasangan sudah saling memahami karakter serta pola permainan masing-masing. "Jadi kami hanya berusaha menjalankan strategi yang sudah kami siapkan," katanya.
Sementara itu, Rehan mengungkapkan bahwa menjaga konsistensi menjadi salah satu kunci permainan mereka. Rehan/Melati berusaha mempertahankan tekanan sejak awal melalui kualitas pukulan dan pergerakan yang aktif agar Verrell/Bernadine tidak memiliki kesempatan untuk mengembangkan permainan. Mereka pun berupaya menjaga intensitas hingga pertandingan berakhir. "Kalau ada bola-bola mudah, jangan sampai mati sendiri. Itu yang terus kami jaga," tuturnya.
Pada final, Minggu (27/9), Rehan/Melati akan menghadapi pasangan anyar racikan pelatnas, Bagas Maulana/Apriyani Rahayu. Melati mengatakan mereka akan tampil lepas sembari mempelajari pola permainan lawan melalui rekaman pertandingan sebelum menentukan persiapan dan strategi yang akan diterapkan. "Yang penting kami tidak terlalu memikirkan siapa lawannya dan bisa bermain lepas. Enjoy saja," ungkapnya.
Senada dengan Melati, Rehan menegaskan mereka akan tampil lepas dan menikmati pertandingan di partai puncak. Mengingat Bagas/Apriyani merupakan pasangan anyar, Rehan/Melati akan mempelajari rekaman pertandingan lawan terlebih dahulu untuk mengetahui pola permainan mereka sekaligus mempersiapkan strategi yang tepat. "Antisipasinya tentu dari semua sisi, baik teknik, permainan, maupun strategi," katanya.
"Tapi yang paling penting kami mau enjoy dan menampilkan permainan terbaik," demikian Rehan.


