Chico bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan dengan baik tanpa mengalami cedera. Ia mengaku tetap berusaha menjaga fokus pada pola permainan saat tertinggal cukup jauh di gim kedua dan tidak membiarkan selisih poin memengaruhi permainannya hingga berhasil membalikkan keadaan. "Saya berusaha lebih konsisten dan akhirnya lawan mulai melakukan beberapa kesalahan sendiri," katanya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Dari situ kepercayaan diri saya meningkat dan di gim ketiga saya bisa menerapkan strategi dengan lebih baik serta mengambil kesempatan untuk terus menekan," Chico, menambahkan.
Ia mengakui, pencapaian tersebut terasa istimewa karena menjadi final internasional pertamanya di luar berbagai ajang nasional yang ia ikuti pada tahun ini. Kakak kandung pebulu tangkis ganda putri Ester Nurumi Tri Wardoyo itu pun bersyukur dapat melangkah hingga partai puncak.
Di final, Minggu (27/9), Chico akan menghadapi rekan senegara, Bismo Raya Oktora. Menghadapi laga puncak tersebut, Chico kembali mempersiapkan pola permainan dan bertekad memberikan penampilan terbaik untuk meraih hasil maksimal. "Karena ini 'all-Indonesian final, semoga pertandingan berjalan baik dan yang terbaik untuk Indonesia," pungkasnya.


