Polytron Surabaya IC 2026 - Bismo Menangi Duel Sesama Pelatnas

Bismo Raya Oktora & Dendi Triansyah (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Bismo Raya Oktora & Dendi Triansyah (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Internasional ‐ Created by EL

Surabaya | Bismo Raya Oktora memastikan tiket ke partai puncak Polytron Surabaya International Challenge (IC) 2026 setelah mengalahkan rekan sesama tunggal putra Indonesia, Dendi Triansyah, pada semifinal, Sabtu (26/9). Bertanding di GOR Sudirman, Surabaya, Jawa Timur, Bismo harus melalui pertandingan tiga gim sebelum menang 21-15, 16-21, 21-15.

Bismo bersyukur dapat tampil baik dan menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera. Ia mengakui laga berlangsung ketat dan menarik, meski sempat merasakan sedikit kendala pada bagian kaki selama pertandingan. "Tadi saya mencoba bermain lebih sabar dan percaya diri, karena di set kedua saya sempat kehilangan kepercayaan diri sampai sekitar poin 11," tutur pemain asal Jaya Raya Jakarta itu melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.

Kemenangan atas rekannya di pelatnas tersebut mengantarkan Bismo ke final keduanya pada musim kompetisi tahun ini. Ia mengaku tidak memiliki kendala berarti dari sisi teknik maupun fisik berdasarkan pengalaman pada final sebelumnya, tetapi persoalan mental dan pikiran menjadi aspek yang ingin lebih diperhatikannya kali ini. "Jadi sekarang saya ingin lebih menjaga pikiran, mental, dan fokus, supaya bisa bermain maksimal," jelasnya.

Pada final, Minggu (27/9), Bismo akan menghadapi wakil tuan rumah sekaligus seniornya, Chico Aura Dwi Wardoyo. Menghadapi laga tersebut, ia ingin menampilkan permainan maksimal tanpa memasang ekspektasi berlebihan, sekaligus meyakini dirinya mampu mengimbangi permainan Chico yang dinilainya memiliki kualitas bagus. "Jadi saya ingin fokus memberikan yang terbaik di lapangan," jelasnya.

Di sisi lain, Bismo merasakan atmosfer berbeda saat tampil di Surabaya tahun ini. Menurutnya, antusiasme penonton jauh lebih tinggi dibandingkan ketika bertanding di Sirkuit Nasional, sehingga suasana meriah pada turnamen level International Challenge tersebut turut menjadi tambahan motivasi baginya. "Saya sudah pernah juara di sini, jadi untuk besok, amin, bismillah, satu per satu dulu. Saya akan fokus pada pertandingan dan memberikan yang maksimal," pungkasnya.