Sebelumnya, pasangan peringkat ke-15 dunia itu mengawali kiprah di turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut dengan kemenangan atas wakil Taiwan, Chang Ching Hui/Yang Ching Tun, pada babak 32 besar, Selasa (14/7). Ana/Trias membutuhkan waktu 29 menit untuk menuntaskan pertandingan melalui kemenangan straight games 21-16, 21-8.
Ana/Trias kemudian menjadi wakil "Merah Putih" pertama yang memastikan tempat di babak delapan besar setelah lolos tanpa bertanding, menyusul mundurnya pasangan China, Liu Sheng Shu/Tan Ning, akibat cedera. Namun, perjalanan mereka terhenti di perempat final saat menghadapi Hsu/Lin. Kekalahan tersebut juga menjadi yang pertama bagi Ana/Trias dari duo Taiwan tersebut dalam tiga pertemuan, setelah selalu keluar sebagai pemenang.
"Tadi kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Banyak mati sendiri dan itu harus dikurangi ke depannya," tanggap Trias melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Sementara itu, Ana menyatakan bahwa tidak ada kendala yang memengaruhi penampilan mereka pada laga ini, termasuk meski lolos ke perempat final tanpa harus bertanding pada babak sebelumnya. Menurutnya, keduanya telah melakukan persiapan dengan baik, tetapi gagal tampil aman sepanjang pertandingan.
Ana juga menilai, masih terlalu banyak pengembalian bola yang mengambang sehingga mudah dimanfaatkan lawan untuk mengambil kendali permainan. "Pasangan Chinese Taipei ini punya permainan yang safe, dari pola permainan mereka juga cukup padu dan kuat," katanya.
Usai menyelesaikan kiprahnya di Japan Open 2026, Ana/Trias langsung mengalihkan fokus ke China Open 2026 yang digelar di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Jiangsu, China, 21-26 Juli. Berdasarkan hasil undian sementara, mereka akan langsung menghadapi unggulan keenam asal Korea Selatan, Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong, pada babak pertama. "Kami harus tampil lebih baik, lebih fokus di China Open minggu depan," demikian Trias.


