Axelsen: Penundaan Olimpiade Jadi Keuntungan Bagi Banyak Pihak

Viktor Axelsen (Denmark).
Viktor Axelsen (Denmark).
Internasional ‐ Created by Bimo Tegar

Jakarta | Pebulutangkis tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen menyebut bila ditundanya ajang Olimpiade Tokyo 2020 hingga satu tahun ke depan, justeru membawa keuntungan tersendiri bagi banyak pihak, termasuk dirinya. Sebab, menurut Axelsen, setiap pebulutangkis punya waktu yang lebih panjang untuk mempersiapkan diri sebelum berlaga di panggung Olimpiade.

Bagi Axelsen, pengunduran jadwal Olimpiade Tokyo 2020 ini bisa dimanfaatkannya untuk lebih meningkatkan kemampuan serta kualitas diri demi menghentikan dominasi tunggal putra nomor satu dunia asal Jepang, Kento Momota.

Mundurnya pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020 ini juga jelas memberi sedikit angin segar buat Momota. Mengingat kondisinya yang masih belum kembali seratus persen pasca selamat dari insiden maut di Malaysia, awal tahun lalu. “Jika Olimpiade diadakan musim panas ini, status Kento Momota mungkin bukan yang terbaik (pasca kecelakaan),” kata Viktor Axelsen dilansir Sports Sina, dikutip dari Indosport.com.

“Penundaan Olimpiade Tokyo 2020 untuk tahun depan akan menjadi keuntungan bagi banyak pihak, termasuk untuk saya dan Kento. Dan musim panas mendatang, saya akan jauh lebih baik dalam mempersiapkan diri. Olimpiade yang diselenggarakan tahun depan akan membuat perlawanan saya kepada Kento Momota akan jauh lebih baik,” lanjutnya menambahkan.

Axelsen yang saat ini menduduki peringkat empat dunia, mampu memanfaatkan absennya Kento Momota pada ajang All England 2020 BWF World Tour Super 1000, Maret lalu dengan merebut tahta juara. Hasil manis ini juga sekaligus menyudahi 20 tahun puasa gelar tunggal putra Denmark dalam sejarah All England.

Pada partai final All England 2020 BWF World Tour Super 1000, Maret lalu, Axelsen keluar sebagai kampiun usai mengalahkan tunggal putra Taiwan, Chou Tien Chen lewat pertarungan dua game langsung dengan skor 21-13 dan 21-14.