"Di gim pertama kami bisa pegang kontrol permainan bahkan sampai di interval gim kedua tapi tadi mereka sempat mempercepat setelah itu jadi kaminya kayak rada panik dan banyak kehilangan poin," kata Ana melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Beruntung bisa kembali ke pola kami dan memenangkan pertandingan," tambahnya.
Sementara itu, Trias menjelaskan, pasangan negeri jiran itu berusaha memaksakan pola permainan cepat tanpa banyak mengangkat kok sejak awal pertandingan. Namun, lanjutnya, mereka telah mengantisipasi strategi tersebut dan berupaya untuk tidak terbawa ke dalam ritme permainan yang diinginkan Low/Noraqilah.
Di babak semifinal, Sabtu (13/6), Ana/Trias bertemu pasangan unggulan keempat asal Taiwan, Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun. Menghadapi duel tersebut, Ana/Trias memiliki modal positif setelah memenangi pertemuan perdana kedua pasangan pada Thailand Masters 2026, akhir Januari lalu. "Di semifinal kami harus tambah yakin lagi. Kalau dari permainan sejauh ini sudah sesuai harapan, apa yang sudah kami persiapkan dari sebelumnya bisa kami terapkan," demikian Trias.


