Fajar bersyukur dapat mengamankan kemenangan atas pasangan Korea yang dinilainya selalu memberikan perlawanan sulit. Ia menyebut pertemuan dengan Kang/Ki bukanlah yang pertama, sehingga pengalaman menghadapi mereka menjadi tantangan tersendiri. Fajar juga bertekad terus meningkatkan kondisi dan penampilannya dari pertandingan ke pertandingan, mengingat persaingan akan semakin berat di babak berikutnya.
"Intinya saya ingin upgrade medali. Kemarin sudah upgrade medali di beregu, sekarang ingin upgrade medali di perorangan setelah di Asian Games Jakarta 2018 saya mendapat dua perak. Sekarang inginnya dua emas," katanya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Sementara itu, Fikri mengaku senang dapat kembali menyumbangkan medali bagi Indonesia pada Asian Games pertamanya. Ia telah mengoleksi dua medali setelah turut mengantarkan tim beregu putra meraih emas, tetapi pencapaian tersebut belum membuatnya puas karena perjuangan di nomor perorangan masih berlanjut. "Saya berharap bisa terus berlanjut, menyamakan warna medali perorangan dengan beregu," pungkasnya.
Di semifinal, Senin (28/9), Fajar/Fikri berhadapan dengan pemenang pertandingan antara pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, dan wakil China, Liang Wei Keng/Wang Chang.


