Bertanding di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Ichinomiya, Jepang, Amri/Nita harus melalui pertarungan tiga gim sebelum mengamankan kemenangan 21-9, 12-21, 21-19. Pasangan Indonesia tersebut sempat kehilangan gim kedua, tetapi mampu bangkit dan merebut gim penentuan melalui persaingan ketat hingga poin-poin akhir.
Nita mengakui mereka berada dalam tekanan sejak awal gim ketiga dan sempat terus tertinggal dalam perolehan angka. Namun, Amri/Nita mampu menjaga ketenangan pada poin-poin kritis hingga membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan untuk memastikan medali bagi Indonesia. "Itu membuat lega dan selebrasinya cukup emosional," tuturnya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Asian Games digelar empat tahun sekali, jadi kami ingin mempersembahkan medali untuk Indonesia dan terutama untuk tim ganda campuran yang sudah selalu percaya sama kami, selalu membantu kami. Tadi di lapangan rasa tidak mau kalahnya yang sangat-sangat besar," Nita, menambahkan.
Sementara itu, Amri mengaku senang dapat menyumbangkan medali bagi Indonesia dari sektor ganda campuran. Keberhasilan meraih medali pada nomor beregu sebelumnya juga menjadi tambahan motivasi, daya juang, dan kepercayaan diri bagi Amri/Nita saat menghadapi persaingan di nomor perorangan.
Amri juga mengakui pasangan "Negeri Ginseng" itu memberikan perlawanan kuat. Jo/Jeong memiliki kecepatan permainan dan pertahanan yang solid, sementara Jeong Na Eun dinilainya mampu menjaga ketenangan sepanjang pertandingan. "Tidak mudah memang hari ini, tapi Alhamdulillah kami bisa mengatasinya," katanya.
Pada babak empat besar, Senin (28/9), Amri/Nita akan kembali berhadapan dengan unggulan pertama asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping. Pertemuan ini menjadi ulangan semifinal BWF World Championships 2026, ketika Amri/Nita harus mengakui keunggulan pasangan peringkat satu dunia tersebut setelah melalui tiga gim. "Pastinya kami menantikan partai ini, semoga kali ini kami bisa dapat hasil yang lebih baik. Kami harus lebih siap dengan pola-pola mereka dan startnya jangan ketinggalan," demikian Amri.


