"Di ganda putra dengan main di level Super 1000, ini semuanya sudah merata. Jadi kami pasti selalu waspada siapa pun lawannya," ujar Sabar melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Di sini siapa yang siap, dia yang akan jadi pemenangnya," tambahnya.
Sabar mengakui, mereka memiliki keinginan untuk melampaui pencapaian musim lalu yang berhasil menembus partai puncak. Meski demikian, Sabar menegaskan, mereka tidak ingin terbebani target tersebut dan memilih fokus menjalani pertandingan satu demi satu di setiap babak yang dihadapi pada Polytron Indonesia Open 2026. "Mudah-mudahan apa yang diharapkan, apa yang diperjuangkan bisa berbuah manis," katanya.
Di babak 16 besar, pasangan non-pelatnas ini akan berhadapan dengan Huang Di/Liu Yang. Berdasarkan rekor head-to-head, Sabar/Reza unggul 3-0 dalam tiga pertemuan terakhir atas pasangan asal China tersebut. "Kami pernah bertemu sebelumnya jadi kurang lebih kami sudah tahu dari segi permainan," tanggap Reza.
"Mereka anak muda yang tenaga dan speed-nya masih kencang. Itu yang harus diantisipasi," pungkasnya.



