Polytron Indonesia Open 2026 - Corbett/Gai Bikin Kejutan

Francesca Corbett/Jennie Gai (Djarum Badminton)
Francesca Corbett/Jennie Gai (Djarum Badminton)
Indonesia Open ‐ Created by EL

Jakarta | Ganda putri Amerika Serikat, Francesca Corbett/Jennie Gai, menciptakan kejutan pada babak 32 besar Polytron Indonesia Open 2026 dengan menyingkirkan unggulan keempat asal China, Jia Yifan/Zhang Shuxian, Rabu (3/6). Bertanding di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Corbett/Gai meraih kemenangan melalui rubber game 21-9, 10-21, 23-21 dalam durasi 58 menit.

Corbett mengaku tidak tampil dalam performa terbaiknya pada gim kedua. Oleh karenanya, saat pertandingan memasuki gim penentuan, ia memilih untuk fokus meraih satu poin demi satu poin sambil berusaha menjalankan arahan yang telah diberikan pelatihnya. "Saat memasuki gim ketiga, saya berusaha untuk tidak terlalu banyak berpikir. Fokus saya hanya mengembalikan kok dengan baik dan bermain lebih agresif dalam setiap pukulan," ujarnya kepada Djarum Badminton.

"Saya juga mencoba fokus pada satu poin demi satu poin serta menentukan pemain mana yang perlu lebih sering saya tekan. Selain itu, saya berusaha untuk tidak memikirkan hal-hal lain," Corbett, menambahkan.

Sementara itu, yang terlihat berkali-kali melompat meluapkan kegembiraan setelah memenangi poin terakhir pada gim ketiga. Padahal, menurutnya, ia sendiri seolah tak percaya dapat mengalahkan Jia/Zhang yang merupakan ganda putri peringkat ke-4 dunia. "Jujur, ada rasa tidak percaya," ungkapnya.

"Ketika saya melihat bola itu keluar, saya benar-benar lega dan sangat senang karena kami bisa memenangkan pertandingan," Gai, mengungkapkan.

Ia juga menilai, ketenangan menjadi salah satu faktor penting yang membantunya bersama Corbett dalam mengunci kemenangan pada momen-momen krusial. Menurut Gai, saat Jia/Zhang mulai berada dalam tekanan, mereka berusaha tetap tenang dan fokus menjalankan permainan. Pada poin-poin penentuan, ia terus mengingatkan dirinya untuk menuntaskan pertandingan dengan baik tanpa melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak perlu. "Mereka mungkin lebih gugup, jadi kita hanya perlu tetap tenang. Dan pada akhirnya, saya hanya dapat mengatakan pada diri saya sendiri untuk menyelesaikannya dan tidak membuat kesalahan bodoh," tutur Gai, yang bersama Corbett saat ini menempati peringkat ke-29 dunia.

"Setelah poin terakhir, hanya ada rasa lega dan bahagia," tuturnya.

Di sisi lain, Gai mengaku terkesan dengan atmosfer pertandingan yang tercipta dari dukungan para penonton di Istora. Menurutnya, tempik sorai yang menggema dari bangku tribune membuat suasana pertandingan terasa lebih hidup dan memberikan pengalaman yang berkesan bagi mereka. "Ini menjadi pengalaman pertama bagi kami mendapatkan dukungan yang begitu besar dari penonton saat bertanding. Atmosfernya luar biasa dan sangat menyenangkan," pungkasnya.