Dalila mengungkapkan sebenarnya mampu mengawali pertandingan dengan cukup baik dan merasa nyaman menghadapi permainan Goh. Ia menilai sempat berhasil mempercepat tempo permainan di area depan sekaligus menerapkan pola yang lebih aman pada fase awal pertandingan.
"Tapi pas saat poin 15, saya malah buang bola sendiri, banyak kesalahan sendiri dan kurang cepat di depannya," tuturnya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Hasil tersebut, menurut Dalila, menjadi pelajaran berharga untuk terus meningkatkan kualitas permainannya. Menghadapi persaingan pada level turnamen yang lebih tinggi, ia bertekad terus mengembangkan diri agar dapat meningkatkan level permainan pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
"Saya harus bisa lebih kontrol diri untuk main lebih safe, lebih rapi, tidak gampang mati. Dan harus menambah kepercayaan diri juga," pungkasnya.
Pencapaian Dalila pada pekan ini bertolak belakang dengan hasil yang diraihnya di arena yang sama pada Polytron Pontianak International Challenge 2026 pekan lalu. Saat itu, ia mampu melangkah hingga perempat final. Namun, langkahnya dihentikan wakil Korea Selatan, Kim Min Sun, melalui dua gim langsung 13-21, 13-21.



